Harga emas perhiasan hari ini, Rabu 18 Maret 2026, kembali menarik perhatian berbagai kalangan, terutama para investor dan kolektor. Pasalnya, meski cenderung stabil, pergerakan harga emas di beberapa toko ternama masih cukup dinamis. Perubahan ini mencerminkan dinamika pasar logam mulia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan internal.
Perbedaan harga emas antar toko memang bukan hal baru. Namun, kali ini perubahan harga cukup terasa, terutama pada emas 24 karat. Di Raja Emas Indonesia, harga emas 24 karat turun menjadi Rp2.630.000 per gram, sementara di Lakuemas, harga justru naik tipis ke angka Rp2.591.000 per gram. Perbedaan ini bisa menjadi pertimbangan penting saat membeli emas sebagai investasi maupun perhiasan.
Harga Emas di Toko Populer
Perbandingan harga emas di toko besar memang penting untuk dilacak. Terlebih saat ini, banyak konsumen yang membandingkan harga secara online sebelum memutuskan membeli. Dua toko besar yang menjadi acuan adalah Raja Emas Indonesia dan Lakuemas. Keduanya memiliki basis pelanggan yang luas dan reputasi di pasar emas nasional.
1. Raja Emas Indonesia
Toko ini dikenal menawarkan harga emas yang kompetitif dengan variasi produk cukup lengkap. Hari ini, emas 24 karat di Raja Emas dibanderol Rp2.630.000 per gram. Penurunan harga terjadi dari level sebelumnya yang berada di Rp2.635.000 per gram. Meski turun, harga ini masih berada di kisaran tinggi dibandingkan toko lain.
2. Lakuemas
Lakuemas, yang merupakan platform digital emas, menawarkan harga yang sedikit lebih rendah. Emas 24 karat di sini dibanderol Rp2.591.000 per gram. Angka ini naik dari harga sebelumnya Rp2.587.000. Meski begitu, Lakuemas tetap menjadi pilihan banyak investor karena sistem transaksinya yang praktis dan transparan.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas
Pergerakan harga emas tidak hanya ditentukan oleh pasokan dan permintaan. Ada banyak variabel yang turut memengaruhi, mulai dari kondisi makroekonomi hingga kebijakan moneter Bank Indonesia.
1. Kondisi Ekonomi Global
Ketegangan geopolitik dan kebijakan suku bunga bank sentral dunia sering kali memicu fluktuasi harga emas. Investor cenderung menyimpan emas sebagai aset aman saat ketidakpastian meningkat.
2. Kebijakan Moneter
Kebijakan BI terkait suku bunga acuan juga berpengaruh langsung terhadap harga emas lokal. Jika BI menaikkan suku bunga, investasi emas bisa terlihat kurang menarik dibandingkan instrumen berbunga.
3. Permintaan Pasar Domestik
Musim pernikahan dan liburan keagamaan biasanya mendorong permintaan emas perhiasan. Saat permintaan tinggi, harga cenderung naik, begitu pula sebaliknya.
Perbandingan Harga Emas di Dua Toko Populer
Berikut tabel perbandingan harga emas 24 karat di Raja Emas Indonesia dan Lakuemas pada 18 Maret 2026:
| Toko | Harga Emas 24 Karat (per gram) | Kenaikan/Turunan |
|---|---|---|
| Raja Emas Indonesia | Rp2.630.000 | Turun |
| Lakuemas | Rp2.591.000 | Naik |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa Raja Emas Indonesia menawarkan harga lebih tinggi, namun mengalami penurunan. Sementara Lakuemas sedikit naik, meski tetap berada di bawah level harga Raja Emas.
Tips Membeli Emas Perhiasan
Membeli emas perhiasan bukan hanya soal harga murah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pembelian menjadi lebih aman dan menguntungkan.
1. Cek Sertifikat dan Keaslian Emas
Pastikan emas yang dibeli memiliki sertifikat keaslian dari toko terpercaya. Ini penting untuk menjamin kemurnian logam yang dibeli.
2. Bandingkan Harga di Beberapa Toko
Jangan langsung membeli begitu melihat harga. Lakukan perbandingan di beberapa toko online maupun offline untuk mendapatkan harga terbaik.
3. Perhatikan Biaya Tambahan
Beberapa toko menambahkan biaya produksi atau ongkos pembuatan dalam harga jual. Ini penting diketahui agar tidak terkejut saat membayar.
Investasi Emas vs Emas Perhiasan
Meski sama-sama terbuat dari emas, investasi emas dan emas perhiasan punya tujuan berbeda. Emas batangan biasanya dipilih investor karena likuiditasnya tinggi dan harganya lebih mengikuti harga pasar global.
Emas perhiasan, di sisi lain, lebih bersifat personal. Selain nilai investasi, ada nilai estetika dan emosional yang terkandung di dalamnya. Namun, harganya bisa lebih tinggi karena adanya biaya desain dan kerajinan tangan.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar. Data dalam artikel ini bersifat terbatas dan hanya berlaku pada tanggal 18 Maret 2026 pukul 05.18 WIB. Pembaca disarankan untuk selalu mengecek harga terbaru langsung dari sumber resmi masing-masing toko sebelum melakukan transaksi.
Investasi emas juga mengandung risiko. Sebelum membeli, pastikan memahami kondisi pasar dan tujuan investasi secara jelas. Artikel ini tidak bermaksud memberikan saran finansial, melainkan sebagai referensi informasi semata.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.












