Multifinance

KPK Dilibatkan dalam Pengawasan Pengadaan Sekolah Rakyat, Kemensos Angkat Bicara!

Nurkasmini Nikmawati
×

KPK Dilibatkan dalam Pengawasan Pengadaan Sekolah Rakyat, Kemensos Angkat Bicara!

Sebarkan artikel ini
KPK Dilibatkan dalam Pengawasan Pengadaan Sekolah Rakyat, Kemensos Angkat Bicara!

Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias akan melakukan konsultasi dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 8 Mei 2026. Pertemuan ini digelar untuk membahas proses pengadaan barang dan jasa di , khususnya yang berkaitan dengan program .

Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara. Program Sekolah Rakyat sendiri belakangan menjadi sorotan publik, terutama terkait pengadaan sepatu bagi siswa. Isu ini sempat viral di dan memicu berbagai spekulasi.

Konsultasi ke KPK, Bentuk Komitmen Transparansi

Sebelum pertemuan dengan KPK, Gus Ipul menggelar konferensi pers di kantor Kemensos, , Kamis, 7 Mei 2026. Ia menyampaikan bahwa rombongan Kemensos yang akan datang terdiri atas Wakil Menteri Sosial dan Sekretaris Jenderal.

Rencana ini bukan sekadar silaturahmi. Tujuannya jelas: meminta arahan teknis, masukan, hingga menyampaikan informasi terkini soal pengadaan barang dan jasa di Kemensos.

  1. Membawa tim inti: Wakil Menteri dan Sekretaris Jenderal turut serta dalam kunjungan.
  2. Fokus pada tata kelola: Diskusi akan menyangkut mekanisme lelang, pelaporan, hingga pengawasan internal.
  3. Membuka ruang koreksi: Kemensos ingin mendengar langsung masukan dari lembaga antirasuah agar tidak terjadi kesenjangan persepsi.

Langkah ini menunjukkan bahwa Kemensos serius dalam menjaga integritas program-programnya. Terlebih, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas yang menyasar anak-anak rentan di pelosok negeri.

Polemik Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Beberapa waktu lalu, isu pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat mencuat di media sosial. Isu ini muncul setelah adanya unggahan foto Gus Ipul dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang memakaikan sepatu Sekolah Rakyat kepada siswa.

Foto tersebut kemudian dibahas luas, dengan berbagai pihak mempertanyakan harga, spesifikasi, hingga mekanisme pengadaannya. Meski banyak netizen yang menyambut baik inisiatif ini, tak sedikit juga yang meragukan prosesnya.

Gus Ipul pun merespons cepat. Ia langsung memerintahkan tim khusus untuk menelusuri dan mendalami seluruh aspek terkait pengadaan sepatu tersebut.

  1. Penyelidikan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Sosial dan Inspektur Jenderal Kemensos.
  2. Data dikumpulkan secara menyeluruh sebelum hasilnya dirilis ke publik.
  3. Hasil investigasi akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan proses ke depannya.

Langkah ini penting agar masyarakat tidak hanya melihat dari permukaan. Transparansi harus dibarengi dengan akuntabilitas, terutama dalam urusan publik.

Proses Lelang Dilakukan Sesuai Prosedur

Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan barang dan jasa di Kemensos dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Termasuk dalam hal ini, pengadaan sepatu Sekolah Rakyat yang sempat jadi sorotan.

Prosedur lelang mengacu pada ketentuan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan, dilakukan secara transparan dan terdokumentasi.

Namun, ia juga mengakui bahwa masih ada ruang untuk perbaikan. Salah satunya adalah dalam hal komunikasi publik agar masyarakat tidak salah persepsi.

Tahapan Pengadaan yang Dilalui:

  1. Identifikasi kebutuhan: Ditentukan berdasarkan data siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
  2. Pembuatan HPS (Harga Perkiraan Sendiri): Disusun oleh tim ahli internal Kemensos.
  3. Pelaksanaan lelang elektronik: Menggunakan sistem LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik).
  4. Evaluasi penawaran: Melibatkan panitia seleksi yang independen.
  5. Penetapan pemenang: Berdasarkan penilaian teknis dan harga paling menguntungkan negara.
  6. Kontrak dan pengawasan: Dilakukan oleh fungsi pengawas internal Kemensos.

Seluruh proses ini juga didampingi oleh BPK dan unit pengawas internal kementerian. Sehingga risiko penyimpangan dapat diminimalisir.

Perbandingan Harga Sepatu Sekolah Rakyat dengan Pasar

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah perbandingan harga sepatu Sekolah Rakyat yang dibeli oleh Kemensos dengan harga umum.

Jenis Sepatu Spesifikasi Umum Harga Kemensos (per pasang) Harga Pasar Umum
Sepatu Olahraga Anak SD Merk lokal, sol karet, warna hitam/merah Rp 95.000 Rp 85.000 – Rp 120.000
Sepatu Formal Anak SMP Kulit sintetis, model resmi, warna hitam Rp 110.000 Rp 100.000 – Rp 150.000
Sepatu Seragam Harian Desain ergonomis, anti licin, ukuran variasi Rp 105.000 Rp 95.000 – Rp 140.000

Disclaimer: Harga di atas merupakan estimasi berdasarkan data sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pengadaan dan pasar.

Evaluasi Internal dan Rekomendasi ke Depan

Hasil penelusuran tim internal Kemensos akan menjadi dasar untuk evaluasi menyeluruh. Tidak hanya terhadap pengadaan sepatu, tetapi juga program-program lain di bawah naungan Sekolah Rakyat.

Beberapa rekomendasi awal yang tengah dikaji antara lain:

  1. Penyederhanaan desain sepatu agar lebih ekonomis namun tetap layak pakai.
  2. Peningkatan koordinasi dengan daerah untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
  3. Penyempurnaan dokumen tender agar lebih jelas dan tidak menimbulkan ambiguitas.

Langkah-langkah ini diharapkan bisa meningkatkan efisiensi dan efektivitas program Sekolah Rakyat ke depannya. Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa yang membutuhkan.

Menjaga Kepercayaan Publik

Program Sekolah Rakyat adalah wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tertinggal dan terpencil. Oleh karena itu, menjaga kepercayaan publik adalah hal yang sangat penting.

Transparansi bukan hanya soal angka dan laporan. Tetapi juga soal komunikasi yang jujur dan responsif terhadap kritik maupun pertanyaan dari masyarakat.

Melalui konsultasi dengan KPK dan evaluasi internal yang menyeluruh, Kemensos berharap bisa menutup celah-celah yang selama ini menjadi pertanyaan. Dan tentu saja, terus memperkuat fondasi program yang sudah berjalan.

Ke depan, Kemensos juga berencana untuk meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat sipil dan lembaga pengawas, demi mewujudkan tata kelola yang lebih baik. Karena pada akhirnya, semua ini adalah untuk anak bangsa.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Kampus Kopi Banyuanyar

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.