Harga emas perhiasan 24 karat hari ini, Sabtu 8 Agustus 2026, terpantau stagnan di angka sekitar Rp2,3 juta per gram. Tidak ada perubahan signifikan di sejumlah toko emas besar, meski sebelumnya sempat terjadi fluktuasi cukup dramatis.
Pergerakan harga emas memang kerap kali sulit diprediksi. Dalam waktu singkat, harga bisa naik tajam, lalu turun kembali menjelang akhir pekan. Kondisi ini biasa terjadi, terutama di pasar yang sangat responsif terhadap isu ekonomi global dan lokal.
Daftar Harga Emas Perhiasan di Toko Besar
Sebelum masuk ke rincian harga, penting untuk diingat bahwa harga emas bisa berbeda antar toko. Faktor kemurnian, ukuran, dan kebijakan masing-masing penjual turut memengaruhi angka yang ditawarkan.
Berikut adalah rincian harga emas di dua toko besar, yaitu Raja Emas Indonesia dan Lakuemas, berdasarkan data terbaru per pukul 09.36 WIB.
Raja Emas Indonesia
Di Raja Emas Indonesia, harga emas 24 karat dengan kemurnian 99,99 persen tetap berada di kisaran Rp2.315.000 per gram. Sementara untuk emas 24 karat dengan kemurnian 99,5 persen, harganya Rp2.185.000 per gram.
Untuk ukuran yang lebih kecil, emas 23 karat dijual seharga Rp2.060.000 per gram. Sedangkan untuk ukuran terkecil yang tersedia, yaitu 5 karat, harganya stabil di angka Rp430.000 per gram.
Lakuemas Indonesia
Di sisi lain, Lakuemas menawarkan harga emas 24 karat dengan kemurnian 99 persen sebesar Rp2.265.000 per gram. Untuk emas 23 karat, harganya lebih rendah, yakni Rp1.958.000 per gram.
Perbandingan Harga Emas 24K di Dua Toko Besar
Untuk memudahkan perbandingan, berikut tabel harga emas 24 karat dari dua toko tersebut:
| Toko | Kemurnian | Harga per Gram (Rp) |
|---|---|---|
| Raja Emas Indonesia | 99,99% | 2.315.000 |
| Raja Emas Indonesia | 99,5% | 2.185.000 |
| Lakuemas | 99% | 2.265.000 |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa meskipun sama-sama menjual emas 24 karat, harga yang ditawarkan bisa berbeda tergantung toko dan tingkat kemurnian.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas
1. Fluktuasi Pasar Global
Harga emas sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar global, termasuk nilai tukar dolar AS, inflasi, dan kebijakan bank sentral. Saat ketidakpastian ekonomi meningkat, emas biasanya menjadi aset pilihan karena dianggap aman.
2. Kebijakan Lokal dan Inflasi
Di dalam negeri, kebijakan Bank Indonesia dan tingkat inflasi juga turut memengaruhi harga emas. Jika rupiah melemah terhadap dolar, harga emas dalam rupiah cenderung naik.
3. Permintaan dan Penawaran
Permintaan emas menjelang hari raya atau peristiwa penting sering kali mendorong harga naik. Sebaliknya, saat permintaan turun, harga bisa mengalami penurunan.
Tips Membeli Emas Perhiasan yang Bijak
1. Bandingkan Harga di Beberapa Toko
Sebelum membeli, selalu cek harga di beberapa toko terpercaya. Hal ini membantu menemukan harga yang kompetitif dan menghindari overpricing.
2. Perhatikan Tingkat Kemurnian
Emas dengan kemurnian lebih tinggi biasanya lebih mahal, tapi juga lebih bernilai. Pastikan memahami perbedaan antara 24K, 23K, dan karat yang lebih rendah.
3. Cek Sertifikat dan Keaslian
Pastikan emas yang dibeli dilengkapi dengan sertifikat keaslian. Ini penting untuk menjaga nilai investasi dan mempermudah proses jual beli di masa depan.
4. Hindari Pembelian Impulsif
Emas adalah investasi jangka panjang. Hindari membeli hanya karena harga sedang turun atau karena tren sesaat. Pertimbangkan tujuan finansial jangka panjang sebelum memutuskan.
Pergerakan Harga Emas dalam Seminggu Terakhir
Dalam sepekan terakhir, harga emas mengalami beberapa kali fluktuasi. Awal pekan sempat terjadi lonjakan harga, namun menjelang akhir pekan, harga kembali stabil.
Berikut ringkasan pergerakan harga emas 24K di toko besar:
- Senin (3/8/2026): Rp2.320.000 per gram
- Selasa (4/8/2026): Rp2.330.000 per gram
- Rabu (5/8/2026): Rp2.310.000 per gram
- Kamis (6/8/2026): Rp2.290.000 per gram
- Jumat (7/8/2026): Rp2.280.000 per gram
- Sabtu (8/8/2026): Rp2.300.000 per gram
Pergerakan ini menunjukkan bahwa emas tetap menjadi komoditas yang dinamis dan membutuhkan perhatian ekstra dari investor.
Investasi Emas: Pilihan yang Tepat?
Investasi emas tetap menjadi pilihan menarik bagi banyak orang. Selain nilainya yang cenderung stabil dalam jangka panjang, emas juga mudah disimpan dan dijual kembali.
Namun, seperti investasi lainnya, penting untuk memahami risiko dan peluang yang ada. Pergerakan harga yang fluktuatif bisa memberi keuntungan, tapi juga risiko kerugian jika tidak dikelola dengan baik.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar. Data di atas bersifat referensi dan mungkin tidak sepenuhnya akurat pada waktu pembaca mengakses informasi ini. Selalu cek harga terbaru di sumber resmi sebelum melakukan transaksi.
Investasi emas sebaiknya disesuaikan dengan tujuan finansial pribadi dan kondisi ekonomi saat ini. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli keuangan jika diperlukan.
Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.












