Harga emas perhiasan 24 karat hari ini, Senin 31 Agustus 2026, mencatatkan penurunan cukup signifikan. Di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi, investor dan kolektor emas perlu waspada terhadap pergerakan harga yang bisa berubah kapan saja. Penurunan ini menciptakan peluang sekaligus tantangan, tergantung pada posisi masing-masing di pasar logam mulia.
Bagi yang sedang mempertimbangkan untuk membeli emas sebagai investasi atau koleksi, momen seperti ini bisa menjadi titik masuk yang menarik. Namun, penting juga untuk tidak gegabah. Memahami harga di berbagai platform dan kualitas emas sangat diperlukan agar keputusan yang diambil tepat sasaran.
Update Harga Emas Perhiasan di Raja Emas Indonesia
Raja Emas Indonesia mencatatkan harga emas perhiasan 24 karat terendah di angka Rp2.200.000 per gram. Penurunan ini terjadi seiring dengan dinamika pasar global dan lokal yang turut memengaruhi harga logam mulia di Tanah Air.
1. Harga Emas 24 Karat Tertinggi di Raja Emas
Emas 24 karat dengan kemurnian 99,99% saat ini dijual seharga Rp2.200.000 per gram. Harga ini turun cukup jauh dibandingkan pekan sebelumnya, menjadikannya sebagai salah satu harga terendah dalam beberapa bulan terakhir.
2. Emas 24 Karat Kemurnian 99,5%
Untuk emas 24 karat dengan kemurnian sedikit lebih rendah, yakni 99,5%, harganya berada di kisaran Rp2.120.000 per gram. Meski sedikit lebih murah, perbedaan ini tetap perlu diperhatikan oleh pembeli agar tidak salah pilih.
3. Emas 23 Karat
Emas 23 karat dijual seharga Rp1.968.000 per gram. Jenis ini biasanya digunakan untuk perhiasan yang membutuhkan sedikit campuran logam lain agar lebih kuat secara fisik.
4. Emas 5 Karat
Untuk emas dengan kadar terendah, yaitu 5 karat, harganya jauh lebih terjangkau di angka Rp427.000 per gram. Meski begitu, emas jenis ini lebih banyak digunakan sebagai aksesori atau komponen dekoratif.
Harga Emas di Lakuemas Indonesia
Selain Raja Emas, Lakuemas Indonesia juga mencatatkan penurunan harga emas perhiasan. Platform ini dikenal sebagai salah satu marketplace emas digital yang populer di kalangan investor ritel.
1. Emas 24 Karat di Lakuemas
Emas 24 karat di Lakuemas saat ini dibanderol seharga Rp2.180.000 per gram. Perbedaan harga dengan Raja Emas cukup tipis, namun tetap perlu diperhatikan oleh pembeli yang ingin mendapatkan penawaran terbaik.
2. Emas 23 Karat
Harga emas 23 karat di Lakuemas berada di kisaran Rp1.950.000 per gram. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Raja Emas, menjadikannya pilihan menarik bagi pembeli yang memperhatikan nilai ekonomis.
3. Emas 22 Karat
Emas 22 karat dijual seharga Rp1.870.000 per gram. Jenis ini sering digunakan untuk perhiasan tradisional dan memiliki daya tahan yang baik karena campuran logam lainnya.
4. Emas 18 Karat
Untuk emas 18 karat, harganya berada di kisaran Rp1.530.000 per gram. Jenis ini umumnya digunakan dalam perhiasan berlian atau model yang lebih rumit.
Perbandingan Harga Emas 24 Karat di Raja Emas dan Lakuemas
| Platform | Harga Emas 24K (Rp/gram) |
|---|---|
| Raja Emas | Rp2.200.000 |
| Lakuemas | Rp2.180.000 |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa Lakuemas menawarkan harga sedikit lebih murah dibandingkan Raja Emas. Namun, perbedaan ini tidak terlalu signifikan. Investor sebaiknya mempertimbangkan faktor lain seperti biaya transaksi, keamanan platform, dan kemudahan akses sebelum memutuskan membeli.
Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga Emas
1. Kondisi Makroekonomi Global
Salah satu faktor utama yang menyebabkan turunnya harga emas adalah kondisi makroekonomi global. Kenaikan suku bunga di negara maju dan penguatan dolar AS membuat emas terlihat kurang menarik sebagai aset investasi.
2. Stabilitas Pasar Saham
Ketika pasar saham menunjukkan performa positif, investor cenderung beralih dari emas ke instrumen berisiko yang menjanjikan return lebih tinggi. Ini turut menekan permintaan emas di pasar domestik.
3. Kebijakan Moneter Bank Sentral
Kebijakan Bank Indonesia dan bank sentral global juga berpengaruh besar. Jika bank sentral menaikkan suku bunga, emas yang tidak memberikan yield bisa kehilangan daya tariknya.
Tips Membeli Emas saat Harga Turun
1. Evaluasi Tujuan Investasi
Sebelum membeli, tentukan apakah emas ini akan digunakan sebagai investasi jangka panjang atau sekadar koleksi. Ini akan membantu menentukan jenis dan jumlah emas yang akan dibeli.
2. Bandingkan Harga di Berbagai Platform
Jangan terpaku pada satu sumber saja. Bandingkan harga di beberapa platform digital dan toko fisik untuk mendapatkan penawaran terbaik.
3. Perhatikan Biaya Tambahan
Selain harga dasar, perhatikan juga biaya administrasi, biaya asuransi, dan biaya penyimpanan jika membeli melalui platform digital.
4. Beli Secara Bertahap
Jika dana terbatas, pertimbangkan untuk membeli emas secara bertahap. Ini bisa mengurangi risiko jika harga naik mendadak.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar. Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat terbatas dan hanya mencerminkan harga pada tanggal 31 Agustus 2026. Pembaca disarankan untuk selalu memverifikasi informasi terbaru langsung dari sumber resmi sebelum melakukan transaksi.
Investasi emas juga memiliki risiko, termasuk fluktuasi harga dan likuiditas. Pastikan untuk memahami risiko tersebut sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual emas. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi, melainkan sebagai informasi umum mengenai harga emas di pasaran.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.












