Stok minyak goreng nasional dipastikan aman menjelang Ramadan 2026. Holding perkebunan PTPN III melalui anak usahanya, PTPN IV PalmCo, menyatakan kesiapan pasokan dari hulu hingga hilir. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga di tengah lonjakan permintaan jelang Idulfitri.
Perusahaan telah memetakan kebutuhan pasar sejak awal tahun. Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyebut tren peningkatan konsumsi menjelang Ramadan sudah bisa diprediksi. Oleh karena itu, strategi produksi pun disesuaikan lebih awal untuk menghindari kekosongan stok.
Kesiapan Pasokan dari Hulu
PalmCo mencatat realisasi produksi Crude Palm Oil (CPO) pada Januari 2026 mencapai lebih dari 200.000 ton. Angka ini melampaui target bulanan yang telah ditetapkan. Peningkatan produksi ini menjadi bagian dari antisipasi lonjakan permintaan di Maret dan April.
1. Target Produksi CPO Menjelang Ramadan
Perusahaan menargetkan kenaikan produksi CPO sebesar lebih dari 10,5% menjelang Ramadan. Target pada April 2026 mencapai sekitar 225.940 ton. Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan bahan baku cukup mendukung kebutuhan domestik.
2. Fokus pada Keberlanjutan Produksi
Dari total 71 pabrik kelapa sawit yang dikelola PalmCo, sebanyak 67 unit atau 94,36% telah bersertifikasi RSPO. Sementara itu, 68 pabrik atau 95,77% telah memenuhi sertifikasi ISPO. Ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap produksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
3. Sistem Keterlacakan Bahan Baku
Beberapa pabrik seperti PKS Rambutan, PKS Sei Mangkei, PKS Bah Jambi, dan PKS Pulu Raja menjadi contoh penerapan sistem keterlacakan. Integrasi data kebun dan pabrik memungkinkan asal usul tandan buah segar (TBS) dapat ditelusuri hingga ke sumbernya.
Strategi Hilir: Fokus pada Minyakita
Di sektor hilir, anak usaha PalmCo, PT Industri Nabati Lestari (INL), mengambil langkah strategis. Perusahaan meningkatkan kapasitas produksi minyak goreng ritel jelang Ramadan, dengan fokus utama pada merek Minyakita.
1. Peningkatan Produksi Minyak Goreng
Pada Maret 2026, INL menargetkan produksi sekitar 4,2 juta liter minyak goreng. Target ini kemudian dinaikkan sekitar 7,6% menjadi lebih dari 4,55 juta liter pada April. Seluruh kapasitas produksi untuk sementara waktu dialokasikan penuh untuk Minyakita.
2. Penundaan Produksi Merek Komersial
Untuk memastikan pasokan Minyakita tetap melimpah, produksi beberapa merek komersial internal sementara ditunda. Langkah ini diambil agar harga tetap terjangkau di tingkat konsumen.
3. Distribusi Luas dengan Harga Terkendali
Minyakita merupakan produk minyak goreng bersubsidi yang didistribusikan secara luas dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Fokus produksi pada merek ini diharapkan mampu menekan fluktuasi harga di pasar.
Tabel Target Produksi Minyak Goreng PalmCo (2026)
| Bulan | Target Produksi CPO | Produksi Minyak Goreng (Minyakita) |
|---|---|---|
| Januari | >200.000 ton | – |
| Maret | ±204.000 ton | 4,2 juta liter |
| April | 225.940 ton | >4,55 juta liter |
Catatan: Data bersifat target dan dapat berubah tergantung kondisi pasar serta regulasi pemerintah.
Komitmen terhadap Transparansi dan Keberlanjutan
Transparansi rantai pasok menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Jatmiko menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan jaminan tidak hanya soal harga dan stok, tetapi juga keberlanjutan sumber produksi.
Langkah-langkah yang diambil PalmCo menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada volume produksi, tetapi juga pada kualitas dan keberlanjutan rantai pasok. Ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar menjelang Ramadan.
Penutup
Dengan strategi yang matang dari hulu hingga hilir, PalmCo memastikan ketersediaan minyak goreng nasional tetap stabil menjelang Ramadan 2026. Fokus pada Minyakita dan peningkatan produksi diimbangi dengan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.
Disclaimer: Data dan target produksi dalam artikel ini bersifat prediktif dan dapat berubah sesuai kondisi pasar serta kebijakan pemerintah.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.












