Multifinance

Rumus THR Pengemudi Ojol dan Kurir yang Wajib Diketahui!

Popy Lestary
×

Rumus THR Pengemudi Ojol dan Kurir yang Wajib Diketahui!

Sebarkan artikel ini
Rumus THR Pengemudi Ojol dan Kurir yang Wajib Diketahui!

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

kembali memastikan bahwa pengemudi ojek online (ojol) dan berbasis berhak mendapatkan () atau () menjelang Idulfitri. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan yang diterbitkan menjelang perayaan Idulfitri 2026.

Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan bahwa pemberian BHR akan disesuaikan dengan kinerja dan pendapatan bersih bulanan para pengemudi selama 12 bulan terakhir. Besaran THR ditetapkan sebesar 20 persen dari rata-rata penghasilan bersih bulanan.

Besaran THR untuk Ojol dan Kurir Aplikasi

Pemberian THR atau BHR bagi pengemudi dan kurir aplikasi tidak serta merta diberikan dalam jumlah tetap. Besaran yang diterima bergantung pada kinerja dan masa kerja selama setahun terakhir. Aturan ini dirancang agar pemberian bonus lebih adil dan sesuai dengan kontribusi masing-masing.

Berdasarkan SE Kemnaker No. M/3/HK.04.00/III/2025, THR akan diberikan secara proporsional. Artinya, semakin lama masa kerja dan semakin tinggi pendapatan bersih bulanan, maka semakin besar juga nilai THR yang diterima.

Cara Menghitung THR Ojol dan Kurir Aplikasi

Perhitungan THR untuk pengemudi ojol dan kurir aplikasi mengacu pada dua faktor utama: rata-rata pendapatan bersih bulanan dan masa kerja. Ada dua skenario utama dalam perhitungan THR, tergantung pada lama masa kerja pengemudi atau kurir.

Baca Juga:  Cara Mudah Hitung THR Prorata Sebelum Setahun Bekerja, Begini Aturannya!

1. Pengemudi dengan Masa Kerja 12 Bulan atau Lebih

Bagi pengemudi atau kurir yang telah bekerja selama 12 bulan penuh atau lebih, THR dihitung sebagai berikut:

Rumus THR = 20% x Rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan

Contoh:

  • Rata-rata pendapatan bersih per bulan: Rp4.000.000
  • THR = 20% x Rp4.000.000 = Rp800.000

2. Pengemudi dengan Masa Kerja Kurang dari 12 Bulan

Untuk pengemudi atau kurir yang belum genap bekerja selama 12 bulan, THR dihitung dengan memperhitungkan proporsi masa kerja.

Rumus THR = 20% x Rata-rata pendapatan bersih bulanan x (jumlah bulan bekerja / 12)

Contoh:

  • Rata-rata pendapatan bersih per bulan: Rp4.000.000
  • Masa kerja: 6 bulan
  • THR = 20% x Rp4.000.000 x (6/12) = Rp400.000

Syarat dan Ketentuan THR untuk Ojol dan Kurir

Pemberian THR tidak serta merta diberikan kepada semua pengemudi atau kurir. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar berhak menerima THR sesuai ketentuan.

1. Terdaftar Aktif di Platform Aplikasi

Pengemudi atau kurir harus terdaftar secara aktif di platform aplikasi selama periode tertentu. Masa aktif ini menjadi dasar perhitungan kelayakan penerima THR.

2. Memiliki Rekening Aktif

THR akan disalurkan dalam bentuk uang tunai melalui aktif yang terdaftar di aplikasi. Oleh karena itu, pastikan rekening yang digunakan masih aktif dan dapat digunakan untuk .

3. Memenuhi Target Kinerja Minimum (Opsional)

Beberapa platform mungkin menetapkan target kinerja minimum untuk memperoleh THR penuh. Namun, hal ini tidak menjadi syarat wajib secara nasional dan tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Waktu Pencairan THR

Pencairan THR atau BHR bagi pengemudi dan kurir aplikasi dilakukan paling lambat 7 hari sebelum . Ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk pekerja formal lainnya.

Baca Juga:  Kapan THR Pensiunan 2026 Cair? Simak Komponen, Besaran, dan Cara Pencairannya!

Perusahaan penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi wajib menyalurkan THR sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Keterlambatan pencairan dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan ketenagakerjaan.

Perbandingan THR Berdasarkan Masa Kerja

Berikut tabel perbandingan THR berdasarkan masa kerja dan rata-rata pendapatan bersih bulanan:

Masa Kerja Rata-rata Pendapatan Bersih/Bulan THR yang Diterima
12 bulan Rp4.000.000 Rp800.000
9 bulan Rp4.000.000 Rp600.000
6 bulan Rp4.000.000 Rp400.000
3 bulan Rp4.000.000 Rp200.000

Catatan: Nilai THR dihitung berdasarkan rumus 20% x rata-rata pendapatan x (masa kerja/12).

Tips Memaksimalkan THR Ojol dan Kurir

Mendapatkan THR bukan hanya soal masa kerja. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar THR yang diterima lebih besar.

1. Tingkatkan Frekuensi Kerja

Semakin sering bekerja, semakin besar pula pendapatan bersih bulanan. Ini akan berdampak langsung pada nilai THR yang dihitung berdasarkan rata-rata penghasilan.

2. Jaga Kualitas Pelayanan

Beberapa platform memberikan insentif tambahan bagi pengemudi atau kurir dengan rating tinggi. Ini bisa meningkatkan pendapatan bersih dan berdampak pada THR.

3. Pahami Kebijakan THR Tiap Platform

Setiap aplikasi bisa memiliki kebijakan THR yang sedikit berbeda. Pahami syarat dan ketentuan THR di platform tempat bekerja agar tidak melewatkan kesempatan.

Disclaimer

Besaran THR dan ketentuan terkait bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah atau platform aplikasi. Artikel ini dibuat berdasarkan informasi terkini hingga Mei 2025. Untuk informasi resmi dan terbaru, selalu pantau laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan dan platform aplikasi tempat bekerja.