Harga emas Antam kembali turun pada perdagangan Senin, 16 Maret 2026. Penurunan ini mencatatkan selisih Rp5.000 per gram dibandingkan harga sebelumnya. Pergerakan ini cukup disorot mengingat emas kerap dijadikan instrumen investasi jangka pendek maupun cadangan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dari data yang dirilis Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2.992.000 per gram. Sebelumnya, emas sempat berada di level Rp2.997.000 per gram. Meski penurunan tergolong kecil, perubahan ini tetap berdampak pada nilai transaksi, terutama untuk pembelian dalam jumlah besar.
Harga Emas Antam Hari Ini
Penurunan harga emas ini juga berimbas pada nilai buyback atau harga tebus emas yang ditetapkan Antam. Harga jual kembali emas Antam hari ini berada di angka Rp2.744.000 per gram. Angka ini belum termasuk potongan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Berikut rincian harga emas Antam terbaru per 16 Maret 2026:
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gram | 1.546.000 | 1.372.000 |
| 1 gram | 2.992.000 | 2.744.000 |
| 2 gram | 5.924.000 | 5.488.000 |
| 3 gram | 8.861.000 | 8.232.000 |
| 5 gram | 14.735.000 | 13.720.000 |
| 10 gram | 29.415.000 | 27.440.000 |
| 25 gram | 73.412.000 | 68.600.000 |
| 50 gram | 146.745.000 | 137.200.000 |
| 100 gram | 293.412.000 | 274.400.000 |
| 250 gram | 733.265.000 | 686.000.000 |
| 500 gram | 1.466.320.000 | 1.372.000.000 |
| 1.000 gram | 2.932.600.000 | 2.744.000.000 |
Disclaimer: Harga emas bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada fluktuasi pasar. Data di atas hanya berlaku pada tanggal 16 Maret 2026 dan belum termasuk biaya administrasi atau pajak tertentu.
Faktor Penyebab Turunnya Harga Emas
-
Penguatan Dolar AS
Dolar yang menguat cenderung membuat harga emas terlihat lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Ini menyebabkan permintaan emas turun secara global. -
Kenaikan Suku Bunga The Fed
Kenaikan suku bunga AS membuat instrumen berbunga seperti obligasi lebih menarik dibandingkan emas yang tidak menghasilkan bunga. -
Optimisme Pasar Saham
Sentimen positif di pasar modal mendorong investor beralih dari aset aman seperti emas ke instrumen berisiko dengan potensi imbal hasil lebih tinggi. -
Data Inflasi yang Lebih Rendah dari Perkiraan
Inflasi yang terkendali mengurangi daya tarik emas sebagai lindung nilai terhadap erosi daya beli.
Tips Investasi Emas saat Harga Turun
-
Manfaatkan Harga yang Lebih Terjangkau
Penurunan harga bisa menjadi peluang bagi calon pembeli untuk memulai investasi emas dengan nominal lebih kecil. Meski turun, emas tetap dianggap sebagai instrumen jangka panjang yang stabil. -
Pilih Produk Emas dengan Denominalisasi Kecil
Produk seperti emas 0,5 gram atau 1 gram lebih fleksibel dan mudah diperdagangkan. Ini cocok untuk investor pemula atau yang memiliki anggaran terbatas. -
Pantau Harga Buyback Sebelum Menjual
Harga buyback bisa berbeda dengan harga jual. Selalu cek nilai tebus terbaru untuk menghindari kekecewaan saat ingin menjual kembali. -
Pertimbangkan Biaya Pajak Saat Jual Kembali
Pajak penghasilan bisa memengaruhi keuntungan yang diterima. Pahami ketentuan pajak sebelum menjual emas, terutama jika nilai transaksi melebihi Rp10 juta.
Ketentuan Pajak untuk Transaksi Emas Antam
-
Pajak Penjualan Kembali (Buyback)
Jika nilai transaksi buyback melebihi Rp10 juta, maka akan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% untuk pemilik NPWP dan 3% untuk non-NPWP. Pajak ini dipotong langsung dari nilai tebusan. -
Pajak Pembelian Emas Batangan
Saat membeli emas batangan, pembeli akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemilik NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP. Potongan ini juga langsung dilakukan saat transaksi. -
Bukti Potong Pajak
Setiap pembelian emas akan disertai bukti potong pajak. Simpan dokumen ini dengan baik untuk keperluan pelaporan pajak di kemudian hari.
Strategi Jangka Panjang dalam Investasi Emas
Investasi emas tidak selalu harus dilakukan saat harga turun. Namun, memahami siklus harga dan membangun strategi jangka panjang bisa memberikan hasil lebih optimal.
-
Dollar Cost Averaging (DCA)
Metode ini melibatkan pembelian emas secara berkala dengan jumlah tetap, terlepas dari fluktuasi harga. Tujuannya untuk merata-ratakan harga beli seiring waktu. -
Simpan Emas Fisik dengan Aman
Jika membeli emas fisik, pastikan penyimpanan dilakukan dengan aman, baik di brankas pribadi maupun lembaga penyimpanan yang terpercaya. -
Gunakan Aplikasi Resmi untuk Transaksi
Antam menyediakan aplikasi Logam Mulia yang bisa diakses di ponsel. Aplikasi ini memudahkan pembelian, penjualan, dan pengecekan harga real time. -
Evaluasi Portofolio Investasi Secara Berkala
Emas sebaiknya menjadi bagian dari portofolio yang terdiversifikasi. Evaluasi alokasi aset secara berkala agar sesuai dengan tujuan finansial dan toleransi risiko.
Penutup
Penurunan harga emas Antam hari ini menjadi kabar baik bagi calon pembeli yang ingin memulai investasi atau menambah koleksi emas. Namun, penting untuk tetap memperhatikan faktor makro ekonomi yang bisa memengaruhi pergerakan harga ke depannya. Dengan strategi yang tepat dan pemahaman pajak yang baik, investasi emas bisa menjadi pilihan yang menguntungkan dalam jangka panjang.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat referensi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar. Harga emas sangat fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal. Pastikan untuk selalu mengecek harga terkini sebelum melakukan transaksi.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.












