Menjelang Lebaran 2026, isu soal besaran Bonus Hari Raya (BHR) untuk ojek online kembali jadi sorotan. Banyak pengemudi ojol penasaran, berapa sih nominal BHR yang bakal mereka terima tahun ini? Apalagi, tahun lalu pemerintah sempat memberikan BHR untuk pertama kalinya, jadi wajar kalau tahun ini ekspektasi masyarakat semakin tinggi.
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan bahwa BHR untuk pengemudi ojol bakal cair lagi di tahun 2026. Kabar ini tentu disambut baik oleh para mitra ojek online, terutama yang bergantung pada penghasilan harian. Mereka pun bisa sedikit lebih tenang menjelang Hari Raya Idul Fitri dengan tambahan pemasukan dari BHR.
Berapa Besaran BHR Ojol 2026?
Sebelum masuk ke rincian nominal, penting untuk tahu dulu apa itu BHR. Singkatnya, BHR adalah bentuk apresiasi dari pemerintah kepada pekerja informal, termasuk pengemudi ojek online, menjelang hari raya. Beda dengan THR yang biasa diterima karyawan, BHR diberikan khusus untuk kelompok pekerja yang tidak memiliki hubungan kerja formal.
1. Jumlah Penerima BHR Ojol 2026
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa tahun ini jumlah penerima BHR mencapai sekitar 850.000 mitra pengemudi. Angka ini naik hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencakup sekitar 400.000 pengemudi. Lonjakan jumlah penerima ini menunjukkan bahwa pemerintah semakin serius dalam memberikan perhatian pada pekerja informal.
2. Total Anggaran BHR 2026
Total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk BHR ojol tahun ini mencapai Rp220 miliar. Jumlah ini juga naik dua kali lipat dibanding tahun lalu yang berkisar antara Rp105 miliar hingga Rp110 miliar. Dengan peningkatan jumlah penerima dan anggaran, harapannya, setiap pengemudi bisa mendapatkan BHR yang lebih besar dari tahun sebelumnya.
3. Perkiraan Nominal BHR per Pengemudi
Dengan total anggaran Rp220 miliar dan jumlah penerima sebanyak 850.000 orang, maka nominal BHR per pengemudi bisa dihitung dengan membagi anggaran total dengan jumlah penerima. Hasilnya, setiap pengemudi berpotensi menerima sekitar Rp259.000. Angka ini memang bukan jumlah yang sangat besar, tapi bisa jadi tambahan penting menjelang Lebaran.
Berikut rinciannya:
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Total Anggaran BHR 2026 | Rp220.000.000.000 |
| Jumlah Penerima | 850.000 mitra |
| Perkiraan BHR per Pengemudi | Rp259.000 |
Syarat dan Ketentuan Penerima BHR Ojol
Meskipun BHR diberikan untuk pekerja informal, bukan berarti semua pengemudi ojol otomatis mendapatkannya. Ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi agar bisa menjadi penerima BHR 2026.
1. Terdaftar sebagai Mitra Aplikasi Resmi
Pertama, pengemudi harus terdaftar sebagai mitra resmi di salah satu platform ojek online yang bekerja sama dengan pemerintah. Nama-nama aplikasi ini biasanya sudah ditetapkan oleh Kemenko Perekonomian.
2. Aktif Beroperasi Selama Periode Tertentu
Kedua, pengemudi harus terbukti aktif beroperasi selama periode tertentu sebelum penyaluran BHR. Biasanya, pemerintah menetapkan masa aktif minimal selama beberapa bulan menjelang Lebaran.
3. Memiliki Rekening Aktif
Ketiga, penerima harus memiliki rekening aktif yang terhubung dengan platform ojek online. Ini untuk memudahkan penyaluran BHR secara digital dan transparan.
Kapan BHR Ojol 2026 Cair?
Waktu pencairan BHR biasanya disesuaikan dengan jadwal Lebaran. Tahun ini, pemerintah berencana menyalurkan BHR sebelum Hari Raya Idul Fitri. Meski belum ada pengumuman resmi soal tanggal pastinya, biasanya pencairan dilakukan sekitar 1 hingga 2 minggu sebelum Lebaran.
Perbandingan BHR Ojol Tahun-Tahun Sebelumnya
Untuk melihat gambaran lebih jelas, berikut tabel perbandingan BHR ojol dari tahun ke tahun:
| Tahun | Jumlah Penerima | Total Anggaran | BHR per Pengemudi (Estimasi) |
|---|---|---|---|
| 2024 | 400.000 | Rp105 miliar | Rp262.500 |
| 2025 | 600.000 | Rp165 miliar | Rp275.000 |
| 2026 | 850.000 | Rp220 miliar | Rp259.000 |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa meskipun jumlah penerima dan anggaran naik, nominal per individu sedikit menurun. Ini karena pertumbuhan jumlah penerima lebih cepat dibandingkan peningkatan anggaran.
Tips Agar BHR Ojol Cair Lancar
Agar tidak ketinggalan penyaluran BHR, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pengemudi ojol:
- Pastikan data diri di aplikasi sudah lengkap dan valid.
- Aktif beroperasi selama periode pengumpulan data.
- Perbarui informasi rekening jika ada perubahan.
- Cek notifikasi dari aplikasi secara berkala.
Penutup
Nominal BHR ojol 2026 memang tidak terlalu besar, tapi tetap menjadi bantuan berarti menjelang Lebaran. Dengan total anggaran Rp220 miliar dan jumlah penerima sebanyak 850.000 orang, setiap pengemudi berhak mendapatkan sekitar Rp259.000. Meski jumlahnya tidak fantastis, bantuan ini bisa jadi penyemangat di tengah kesibukan menjelang hari raya.
Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan pekerja informal, dan kehadiran BHR adalah salah satu wujudnya. Semoga ke depannya, bantuan ini bisa semakin optimal dan tepat sasaran.
Disclaimer: Informasi di atas berdasarkan data resmi hingga April 2026. Besaran nominal dan jadwal penyaluran bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah.
Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.












