Multifinance

IHSG Melesat 77 Poin ke 8.349 di Awal Pekan Ini!

Nurkasmini Nikmawati
×

IHSG Melesat 77 Poin ke 8.349 di Awal Pekan Ini!

Sebarkan artikel ini
IHSG Melesat 77 Poin ke 8.349 di Awal Pekan Ini!

Indeks Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa positif di awal pekan. Senin pagi, 23 Februari 2026, IHSG dibuka menguat di level 8.334,543. Dalam hitungan menit pertama perdagangan, indeks langsung melonjak ke zona hijau, mencatatkan penguatan sebesar 77,825 poin atau sekitar 0,94 persen.

Pada pukul 09.20 WIB, IHSG mencapai level tertinggi di angka 8.375,081, meski sempat turun ke titik terendah 8.327,567. Sebanyak 369 saham menguat, 198 saham melemah, dan 156 saham lainnya stagnan. Total yang tercatat mencapai Rp3,168 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 7,105 miliar saham. Kapitalisasi pasar saat ini berada di kisaran Rp15.098,688 triliun.

Sentimen Global dan Pergerakan Pasar Asia

pagi ini tidak lepas dari sentimen pasar global, khususnya dari . Pada akhir pekan lalu, indeks ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0,47 persen, S&P 500 menguat 0,69 persen, dan melonjak 0,90 persen. Penguatan ini dipicu oleh pembatalan tarif darurat yang diterapkan mantan Presiden oleh Mahkamah Agung AS, yang membantu meredam tekanan pada inflasi dan biaya ekonomi.

Di sisi lain, pasar Asia mengakhiri pekan sebelumnya dengan pelemahan. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,10 persen, Nikkei Jepang melemah 1,12 persen, dan Shanghai Composite juga terkoreksi. Meski begitu, di perdagangan Senin pagi ini, Kospi 225 Korea Selatan dibuka naik 1,26 persen, menunjukkan adanya optimisme awal pekan di kawasan.

Baca Juga:  IHSG Melesat Tajam Tembus Level 8.396!

Perkiraan IHSG Hari Ini

Melihat kondisi pasar global dan regional, Samuel Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak menguat. Analis menyebut bahwa sentimen positif dari pasar global menjadi pendorong utama bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan di awal pekan ini.

Namun, tetap perlu kewaspadaan terhadap volatilitas yang bisa terjadi sepanjang hari. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan berita ekonomi global serta arus masuk dan keluarnya asing.

3 Faktor Pendorong Penguatan IHSG Hari Ini

  1. Sentimen Positif Pasar Global
    Penguatan indeks saham di Amerika Serikat menjadi salah satu faktor utama yang mendorong IHSG naik di awal pekan. Investor lokal cenderung optimis mengikuti tren global yang positif.

  2. Pembatalan Tarif Darurat di AS
    Pembatalan tarif darurat oleh Mahkamah Agung AS mengurangi tekanan pada inflasi dan biaya ekonomi. Ini memberikan dampak positif tidak hanya bagi pasar AS, tapi juga pasar global termasuk Indonesia.

  3. Peningkatan Volume Perdagangan Saham
    Volume perdagangan yang tinggi di pagi hari menunjukkan bahwa investor aktif kembali memasuki pasar. Ini menjadi indikator bahwa minat beli sedang meningkat.

5 Emiten yang Mengalami Penguatan Signifikan

  1. BBCA (Bank Central Asia)
  2. TLKM (Telekomunikasi Indonesia)
  3. ASII (Astra International)
  4. UNVR (Unilever Indonesia)
  5. BBRI (Bank Rakyat Indonesia)

Perbandingan Pergerakan Indeks Saham Asia, Jumat 20 Februari 2026

Indeks Negara Perubahan (%)
Dow Jones Amerika Serikat +0,47%
S&P 500 Amerika Serikat +0,69%
Nasdaq Amerika Serikat +0,90%
Hang Seng Hong Kong -1,10%
Nikkei Jepang -1,12%
Shanghai Comp. Tiongkok -0,05%
Kospi 225 Korea Selatan +1,26%

Tips Investasi di Awal Pekan

  1. Pantau Arus Modal Asing
    Arus masuk atau keluarnya modal asing sering kali menjadi indikator sentimen investor global terhadap pasar lokal. Jika terjadi net foreign buy, biasanya akan mendorong IHSG naik.

  2. Fokus pada Emiten Blue Chip
    Emiten besar seperti bank dan telekomunikasi cenderung lebih stabil dan menjadi pilihan utama investor di awal pekan.

  3. Gunakan Analisis Teknikal
    Analisis teknikal bisa membantu mengidentifikasi titik masuk dan keluar yang tepat, terutama di tengah volatilitas pasar.

  4. Hindari Keputusan Impulsif
    Meski pasar sedang positif, tetap penting untuk tidak terbawa emosi. Evaluasi risiko dan potensi keuntungan sebelum membeli saham.


  5. Jangan terlalu fokus pada satu sektor. Sebarkan investasi di berbagai sektor untuk mengurangi risiko.

Baca Juga:  Investor Waspadai IHSG yang Anjlok 0,44% Meski Kapitalisasi Pasar Tembus Rp14.787 Triliun!

Data Transaksi IHSG Senin Pagi, 23 Februari 2026

Keterangan Nilai
Poin Penguatan +77,825
Persentase Penguatan +0,94%
Level Tertinggi 8.375,081
Level Terendah 8.327,567
Total Transaksi Rp3,168 triliun
Volume Saham Diperdagangkan 7,105 miliar saham
Kapitalisasi Pasar Rp15.098,688 triliun

Disclaimer

Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada dinamika pasar. Nilai indeks, transaksi, dan kapitalisasi pasar merupakan hasil dari data yang tercatat hingga pukul 09.20 WIB. Investasi di pasar modal mengandung risiko, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh modal. Harap selalu melakukan analisis mandiri atau konsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan investasi.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Kampus Kopi Banyuanyar

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.