THR atau Bonus Hari Raya (BHR) untuk mitra pengemudi ojek online pada tahun 2026 mulai menjadi sorotan. Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dari perusahaan aplikasi terhadap kontribusi driver selama setahun penuh. Penyaluran BHR biasanya dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri sebagai simbol kepedulian terhadap kesejahteraan mitra.
Perkiraan awal menyebut bahwa sekitar 850.000 driver akan mendapatkan BHR tahun ini. Total dana yang disiapkan mencapai Rp220 miliar. Angka ini merupakan hasil kolaborasi dari beberapa platform besar seperti GoTo, Grab, Maxim, dan inDrive. Dari total tersebut, GoTo dan Grab sendiri berencana menyisihkan dana hingga Rp110 miliar, naik dari Rp50 miliar di tahun sebelumnya.
Jadwal Pencairan THR Ojol 2026
Pencairan THR atau BHR ojol tahun 2026 diproyeksikan akan berlangsung menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Meski belum ada pengumuman resmi dari semua platform, beberapa perusahaan biasanya menyalurkan BHR paling lambat satu minggu sebelum lebaran.
-
GoTo
Pencairan BHR untuk driver Gojek dan Tokopedia GoTo diperkirakan akan berlangsung pada akhir Maret hingga awal April 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah dan aktivitas driver. -
Grab
Untuk mitra Grab, BHR biasanya cair pada pertengahan April 2026. Penjadwalan ini mengacu pada kinerja dan kontribusi driver selama periode tertentu. -
Maxim dan inDrive
Jadwal pencairan untuk platform ini belum dipastikan, tetapi umumnya mengikuti pola yang sama dengan platform lain, yaitu sekitar dua minggu sebelum Idul Fitri.
Simulasi Perhitungan BHR Ojol 2026
Besaran BHR tidak sama untuk semua driver. Nilainya ditentukan berdasarkan beberapa faktor seperti durasi aktif, jumlah order, dan rating dari pelanggan. Berikut simulasi perhitungan kasar berdasarkan data tahun lalu:
Faktor Penentu Besaran THR/BHR
-
Durasi Aktif
Driver yang aktif lebih dari 20 hari dalam sebulan selama 12 bulan terakhir berpotensi mendapatkan BHR lebih besar. -
Jumlah Order
Semakin banyak order yang diselesaikan, semakin besar porsi BHR yang diterima. -
Rating dan Ulasan Pelanggan
Driver dengan rating tinggi dan sedikit komplain biasanya mendapat alokasi BHR lebih besar.
Tabel Simulasi BHR Berdasarkan Aktivitas
| Kategori Aktivitas | Estimasi BHR |
|---|---|
| Sangat Aktif (300+ order/bulan) | Rp1.500.000 – Rp2.500.000 |
| Aktif (150–300 order/bulan) | Rp800.000 – Rp1.500.000 |
| Kurang Aktif (<150 order/bulan) | Rp300.000 – Rp800.000 |
Simulasi di atas merupakan estimasi kasar dan dapat berbeda tergantung kebijakan masing-masing platform. Nilai aktual bisa lebih tinggi atau lebih rendah tergantung performa individu.
Syarat dan Ketentuan Penerima THR Ojol 2026
Untuk bisa menerima THR/BHR, driver harus memenuhi sejumlah syarat. Meskipun tiap platform punya kebijakan berbeda, secara umum ada beberapa kriteria dasar yang biasanya digunakan.
-
Status Mitra Aktif
Driver harus terdaftar dan aktif menggunakan aplikasi minimal selama 6 bulan berturut-turut sebelum pencairan. -
Tidak Ada Pelanggaran Berat
Mitra yang memiliki catatan pelanggaran serius seperti pembatalan order massal atau tindakan melanggar kebijakan platform biasanya tidak memenuhi syarat. -
Memiliki Rating Minimum
Rata-rata rating driver selama 12 bulan terakhir harus di atas 4.2 dari skala 5.
Tips Meningkatkan Potensi THR/BHR
Mau BHR-nya lebih besar? Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar peluang menerima THR dengan nominal tinggi semakin besar.
-
Pertahankan Aktivitas Harian
Semakin sering online dan melayani order, semakin besar porsi BHR yang bisa didapat. -
Berikan Pelayanan Terbaik
Rating tinggi dan ulasan positif dari pelanggan sangat berpengaruh terhadap penilaian kinerja. -
Hindari Pelanggaran
Patuhi aturan platform agar tidak terkena sanksi yang bisa memengaruhi penerimaan THR.
Disclaimer
Informasi mengenai THR/BHR ojol 2026 masih bersifat prediksi dan simulasi berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya. Besaran, jadwal, dan syarat bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Setiap platform memiliki kebijakan internal yang bisa berbeda dari tahun ke tahun.
Perhitungan BHR juga tidak bersifat mutlak. Nilai yang diterima tiap driver sangat tergantung pada performa individu dan kebijakan perusahaan. Pastikan untuk selalu memantau pengumuman resmi dari masing-masing platform agar tidak ketinggalan informasi terbaru.
Bagi para mitra driver, THR/BHR tahun ini bisa menjadi momen penting untuk menambah penghasilan menjelang lebaran. Dengan memahami cara kerja penyaluran dan faktor penentu nilainya, peluang untuk mendapatkan BHR lebih besar pun semakin terbuka.
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.












