Multifinance

Cara Mengatur THR agar Tahan Lama dan Tidak Terbuang Percuma Setelah Idul Fitri!

Erna Agnesa
×

Cara Mengatur THR agar Tahan Lama dan Tidak Terbuang Percuma Setelah Idul Fitri!

Sebarkan artikel ini
Cara Mengatur THR agar Tahan Lama dan Tidak Terbuang Percuma Setelah Idul Fitri!

Momen selalu jadi waktu yang dinantikan banyak orang. Selain karena suasana kekeluargaan dan silaturahmi, THR juga jadi salah satu hal yang ditunggu-tunggu. Tapi sayangnya, banyak orang malah keteteran beberapa hari setelah karena uang THR sudah habis duluan.

Padahal, THR bukan cuma uang “bonus” yang bisa dihabiskan seenaknya. Kalau dikelola dengan tepat, uang ini bisa jadi andalan untuk kebutuhan mendesak atau bahkan investasi jangka panjang. Yang penting, tahu caranya.

7 Tips Mengelola Uang THR agar Tidak Cepat Habis

Mengelola THR memang tidak semudah menggunakannya. Tapi dengan strategi yang tepat, uang THR bisa bertahan lebih lama dan memberi manfaat jauh setelah hari raya berlalu. Yuk, simak beberapa tips yang bisa dicoba.

1. Pahami Fungsi THR, Bukan Sekadar Uang Tambahan

Ilustrasi. Pahami fungsi THR, bukan sekadar uang tambahan. (Sumber: Pexels)

THR bukan cuma uang “lebih” yang bisa diborong buat atau jalan-jalan. Ini adalah hak pekerja yang sudah diatur dalam UU, dan seharusnya digunakan untuk kebutuhan penting, bukan keinginan sesaat.

Kalau sudah memahami ini, penggunaan THR pun jadi lebih bijak. Bisa dialokasikan untuk tabungan, cicilan, atau bahkan investasi. Intinya, jangan langsung dihabiskan begitu cair.

2. Susun Skala Prioritas Sejak Awal

Ilustrasi. Susun skala prioritas sejak awal. (Sumber: Pexels)

Baca Juga:  Kapan Posko THR Kemnaker 2026 Dibuka? Simak Jadwal dan Tata Cara Melapor yang Mudah!

Sebelum THR cair, sebaiknya buat daftar kebutuhan yang paling mendesak. Misalnya, biaya , , atau belanja kebutuhan pokok selama lebaran.

Dengan menyusun prioritas, pengeluaran jadi lebih terarah. Tidak terjebak belanja impulsif yang ujung-ujungnya malah bikin kantong jebol.

3. Pisahkan Rekening agar Keuangan Lebih Terkontrol

Ilustrasi. Pisahkan agar keuangan lebih terkontrol. (Sumber: Pexels)

Campur aduk THR dengan uang harian bisa bikin susah bedain mana yang penting dan mana yang bisa ditunda. Solusinya? Pisahkan dana THR ke .

Ini cara sederhana tapi efektif agar tidak kebablasan belanja. Tinggal atur berapa persen yang boleh dipakai, dan sisanya tetap aman.

4. Buat Anggaran Khusus THR

Ilustrasi. Buat anggaran khusus THR. (Sumber: Pexels)

Setelah tahu jumlah THR yang bakal diterima, buat anggaran khusus. Misalnya, 30% untuk kebutuhan hari raya, 20% untuk tabungan, dan 50% untuk investasi atau cicilan.

Dengan anggaran yang jelas, pengeluaran jadi lebih terukur. Tidak ada lagi istilah “habis duluan” karena semuanya sudah direncanakan sejak awal.

5. Gunakan Sebagian untuk Investasi atau Tabungan

Ilustrasi. Gunakan sebagian untuk investasi atau tabungan. (Sumber: Pexels)

Daripada habiskan semua buat belanja, kenapa tidak sisihkan sebagian untuk masa depan? Misalnya, investasi reksa dana, deposito, atau tabungan berjangka.

Tidak perlu jumlahnya besar. Cukup alokasikan 20-30% dari THR untuk investasi. Dalam jangka panjang, uang ini bisa berkembang dan jadi cadangan darurat.

6. Hindari Belanja Impulsif

Ilustrasi. Hindari belanja impulsif. (Sumber: Pexels)

Belanja saat Lebaran memang terasa lebih nikmat. Tapi kalau nggak dikontrol, bisa bikin THR cepat habis. Apalagi kalau tergoda atau diskon besar-besaran.

Solusinya? Buat daftar belanja sebelum belanja. Fokus pada kebutuhan, bukan keinginan. Dan kalau bisa, hindari belanja online saat suasana ramai-ramainya.

Baca Juga:  Kapan THR Lebaran 2026 Cair untuk PNS dan Karyawan Swasta? Ini Dia Prediksi Waktu dan Nominalnya yang Mengejutkan!

7. Gunakan Aplikasi Pengelola Keuangan

Ilustrasi. Gunakan aplikasi pengelola keuangan. (Sumber: Pexels)

Teknologi bisa jadi teman baik dalam mengelola THR. Ada banyak aplikasi pengelola keuangan yang bisa bantu catat pengeluaran, buat anggaran, dan ingatkan kalau sudah melebihi batas.

Beberapa aplikasi bahkan bisa sinkron dengan rekening, jadi bisa langsung pantau aliran dana THR secara real-time.

Perbandingan Pengelolaan THR: Bijak vs Sembarangan

Kriteria Pengelolaan THR Bijak Pengelolaan THR Sembarangan
Alokasi Dana Disusun berdasarkan prioritas Dipakai semua tanpa rencana
Pengeluaran Terkontrol dan terukur Impulsif dan boros
Hasil Jangka Panjang Bisa untuk tabungan/investasi Uang habis dalam hitungan hari
Kebiasaan Keuangan Membentuk pola hidup sehat Rentan kehabisan dana bulan depan

Disclaimer

Artikel ini dibuat berdasarkan informasi umum dan praktik pengelolaan keuangan yang umum diterapkan. Jumlah THR, regulasi, dan kebijakan terkait bisa berubah sewaktu-waktu. Selalu pastikan informasi terbaru dari sumber resmi sebelum membuat keputusan keuangan.


Dengan strategi yang tepat, THR bukan cuma nikmat saat Lebaran. Tapi juga bisa jadi awal untuk keuangan lebih sehat di bulan-bulan mendatang. Yang penting, mulai dari sekarang.

Erna Agnesa
Reporter at Kampus Kopi Banyuanyar

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.