Banjir besar yang melanda Aceh dan Sumatra Utara sejak November 2025 mengakibatkan gangguan serius pada layanan kesehatan setempat. Salah satu dampak paling kritis adalah terganggunya akses air bersih di sejumlah fasilitas kesehatan. Tanpa pasokan air yang memadai, rumah sakit dan puskesmas kesulitan menjaga sanitasi, layanan medis, bahkan proses persalinan yang aman.
Untuk mengatasi masalah ini, Danone Indonesia mengambil langkah nyata dengan membangun 35 sumur bor dan memasang tujuh unit instalasi pengolahan air. Langkah ini merupakan bagian dari program pemulihan pascabencana yang dilakukan bersama Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah setempat.
Dukungan Infrastruktur Air Bersih untuk Fasilitas Kesehatan
Program ini tidak hanya soal bantuan darurat, tetapi juga membangun infrastruktur berkelanjutan. Dengan membangun sumber air bersih yang andal, fasilitas kesehatan bisa kembali beroperasi optimal, terutama dalam kondisi pasca-bencana.
1. Lokasi Penyebaran Sumur Bor dan Water Treatment
Infrastruktur air bersih yang dibangun tersebar di beberapa wilayah, antara lain:
- Aceh Timur
- Aceh Utara
- Aceh Tamiang
- Bireuen
- Pidie Jaya
- Kota Langsa
- Aceh Tengah
- Tapanuli Tengah, Sumatra Utara
2. Jumlah Fasilitas Kesehatan yang Terbantu
Dari data resmi, total ada:
- 7 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
- 29 Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu)
3. Komponen Utama Bantuan
Bantuan yang diberikan mencakup dua elemen penting:
- Pembangunan 35 titik sumber air bersih (sumur bor dalam)
- Pemasangan 7 unit water treatment plant untuk pengolahan air
Kolaborasi yang Mendukung Pemulihan
Program ini tidak bisa berjalan sendiri. Ada kolaborasi erat antara sektor swasta, pemerintah, dan organisasi profesional kesehatan. Danone Indonesia bekerja sama dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan.
1. Penandatanganan Kerja Sama Resmi
Pada acara seremonial di Aceh Timur, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI dan Danone Indonesia. Kerja sama ini menandai komitmen jangka panjang untuk pemulihan layanan kesehatan pasca-bencana.
2. Penyerahan Simbolis oleh Perwakilan Daerah
Bantuan diterima secara simbolis oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, Adlinsyah. Hadir juga Kepala Pusat Krisis Kesehatan Agus Jamaludin dan Ketua Umum PP IBI Ade Jubaedah.
3. Dukungan Tambahan dari Danone
Selain infrastruktur air bersih, Danone juga menyalurkan bantuan lainnya sejak akhir 2025, seperti:
- Ribuan boks air mineral AQUA
- Nutrisi anak Bebelac siap minum
- Air bersih dalam jumlah besar
- Bantuan dana tunai untuk masyarakat terdampak
Pentingnya Air Bersih dalam Pelayanan Kesehatan
Tanpa air bersih, pelayanan kesehatan tidak bisa berjalan maksimal. Air digunakan untuk berbagai kebutuhan kritis, mulai dari mencuci tangan, sterilisasi alat medis, hingga proses persalinan.
1. Fungsi Utama Air Bersih di Faskes
- Menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan
- Mendukung prosedur medis yang aman
- Mencegah penyebaran infeksi nosokomial
2. Dampak Keterbatasan Air Bersih
- Meningkatnya risiko infeksi pasca-tindakan medis
- Gangguan pelayanan gawat darurat
- Kesulitan menjaga kebersihan ruang bersalin
3. Peran Water Treatment Plant
Water treatment plant atau instalasi pengolahan air berfungsi untuk memastikan kualitas air memenuhi standar kesehatan. Unit ini penting agar air dari sumur bor bisa langsung digunakan secara aman di fasilitas kesehatan.
Respons Pemerintah Daerah dan Kemenkes
Pemerintah daerah menyambut baik upaya kolaboratif ini. Bupati Aceh Timur melalui wakilnya menyampaikan apresiasi atas bantuan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan.
1. Tanggapan dari Pemda Aceh Timur
Adlinsyah mengatakan, bantuan ini sangat membantu dalam memulihkan layanan kesehatan pasca-bencana. Ia juga berharap kolaborasi seperti ini bisa terus berlanjut di masa depan.
2. Pandangan dari Kepala Pusat Krisis Kesehatan
Agus Jamaludin menekankan bahwa ketersediaan air bersih adalah komponen esensial dalam menjaga mutu layanan dan keselamatan pasien. Kolaborasi dengan Danone dianggap sebagai langkah strategis yang efektif.
Peran Danone dalam Pemulihan Pasca-Bencana
Sebagai perusahaan yang telah lama berkecimpung dalam bidang hidrasi dan nutrisi, Danone memahami betul pentingnya air bersih. Vera Galuh Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia, menyampaikan bahwa air adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar.
1. Fokus Utama Program
- Pemulihan akses air bersih
- Penguatan infrastruktur kesehatan
- Dukungan jangka panjang untuk daerah rawan bencana
2. Pendekatan Berkelanjutan
Program ini tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membangun sistem yang bisa bertahan lama. Dengan adanya sumur bor dan water treatment, fasilitas kesehatan bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
3. Dukungan Luar Infrastruktur
Selain pembangunan fisik, Danone juga memberikan bantuan berupa produk dan dana tunai untuk masyarakat terdampak. Ini menunjukkan bahwa pendekatan pemulihan dilakukan secara menyeluruh.
Data Rinci Bantuan yang Disalurkan
Berikut adalah rincian bantuan yang telah disalurkan oleh Danone sejak akhir 2025:
| Jenis Bantuan | Jumlah | Wilayah Sasaran |
|---|---|---|
| Air Mineral AQUA | Puluhan ribu boks | Aceh Tamiang, Tanjung Pura, Langkat |
| Nutrisi Anak Bebelac | Ratusan unit | Wilayah terdampak banjir |
| Air Bersih Cair | Ribuan liter | Fasilitas kesehatan |
| Dana Tunai | Jutaan rupiah | Masyarakat terdampak langsung |
| Sumur Bor | 35 titik | 7 kabupaten/kota di Aceh dan Sumut |
| Water Treatment Plant | 7 unit | RSUD dan puskesmas prioritas |
Disclaimer: Data di atas bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan di daerah terdampak.
Kesimpulan
Banjir besar di Aceh dan Sumatra Utara sempat menghentak sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam hal akses air bersih. Namun, melalui kolaborasi antara Danone Indonesia, Kementerian Kesehatan, dan pemerintah daerah, langkah konkret telah diambil. Pembangunan 35 sumur bor dan tujuh unit water treatment plant menjadi jawaban atas kebutuhan dasar yang selama ini terabaikan.
Program ini tidak hanya membantu pemulihan jangka pendek, tetapi juga membangun ketahanan jangka panjang bagi fasilitas kesehatan di daerah rawan bencana. Dengan air bersih yang terjamin, pelayanan medis bisa kembali berjalan aman dan nyaman, baik untuk tenaga kesehatan maupun pasien.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.











