Multifinance

Libur Imlek 2 Hari Dongkrak Ekonomi, KADIN Sebut Perputaran Uang Tembus Rp9 Triliun!

Popy Lestary
×

Libur Imlek 2 Hari Dongkrak Ekonomi, KADIN Sebut Perputaran Uang Tembus Rp9 Triliun!

Sebarkan artikel ini
Libur Imlek 2 Hari Dongkrak Ekonomi, KADIN Sebut Perputaran Uang Tembus Rp9 Triliun!

Libur Imlek dua hari tahun ini bukan cuma soal waktu istirahat, tapi juga jadi peluang buat dorong aktivitas ekonomi nasional. Kebijakan libur nasional selama perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini dianggap bakal bawa dampak positif ke berbagai sektor, mulai dari transportasi, pariwisata, hingga .

Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, menyebut bahwa libur Imlek ini akan mendorong perputaran uang yang cukup besar. Perayaan Imlek memang identik dengan aktivitas belanja, kuliner, dan perjalanan. Semua itu berkontribusi langsung terhadap di tengah-tengah masyarakat.

Dampak Ekonomi Libur Imlek 2026

Libur panjang selama dua hari memberi ruang buat masyarakat menikmati momen khusus dengan keluarga atau teman. Tapi, di balik itu semua, ada perputaran uang yang luar biasa. Libur ini bukan sekadar waktu rehat, tapi juga peluang bisnis yang tidak boleh dilewatkan.

1. Lonjakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

Selama periode libur Imlek 2026, Bandara Soekarno-Hatta diprediksi bakal disesaki sekitar 1.744.820 penumpang. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Mayoritas penumpang memilih rute ke kota-kota besar di luar .

2. Naiknya Permintaan Tiket Kereta Api

Di Pulau Jawa, sekitar satu juta penumpang diprediksi menggunakan kereta api selama libur Imlek. Kereta cepat Whoosh juga mencatat lonjakan sebesar 25 persen, atau sekitar 25.000 penumpang per hari. Ini menunjukkan bahwa moda transportasi cepat mulai digemari masyarakat untuk perjalanan jarak menengah.

Baca Juga:  THR untuk 3,23 Juta Pensiunan Sudah Mulai Dicairkan oleh Taspen!

3. Arus Kendaraan di Tol Capai 1,6 Juta Unit

Data dari Jasa Marga menyebutkan bahwa sebanyak 1,6 juta kendaraan melintas di sejumlah ruas selama libur Imlek. Sekitar 831 ribu di antaranya berangkat dari wilayah Jabodetabek. Jika dihitung rata-rata kapasitas penumpang per kendaraan, maka total pergerakan manusia bisa mencapai 6,4 juta orang.

Sektor yang Mendapat Sentilan Positif

Libur Imlek dua hari ini memberi dampak langsung ke berbagai sektor ekonomi. Tidak hanya transportasi, tapi juga pariwisata, kuliner, hingga ritel. Semua elemen ini saling terhubung dan saling mendukung.

1. Pariwisata dan Wisata Kuliner

Destinasi wisata di seluruh Indonesia diprediksi bakal kedatangan ribuan pengunjung tambahan. Tempat-tempat seperti Taman Mini Indonesia Indah, Ancol, hingga kawasan kuliner di Malioboro atau Kota Tua Jakarta akan ramai dikunjungi.

Permintaan terhadap paket wisata lokal dan domestik naik hingga 30 persen. Ini juga mendorong peningkatan transaksi di sektor logistik dan travel.

2. Ritel dan Perdagangan

Toko-toko yang menjual barang kebutuhan Imlek, seperti buah anggur, kue-kue khas, hingga dekorasi , mencatat lonjakan penjualan. Ritel modern dan pasar tradisional sama-sama merasakan manfaat dari libur panjang ini.

3. Kuliner dan Restoran

Restoran dan rumah makan yang menyajikan menu khas Imlek mengalami lonjakan pengunjung. Menu seperti fish roll, spring roll, hingga sup dumpling jadi favorit. Banyak restoran bahkan harus menambah jam operasional karena permintaan yang tinggi.

Perputaran Uang Tembus Rp9 Triliun

Dari seluruh aktivitas yang terjadi selama libur Imlek, Wakil Ketua Umum KADIN memperkirakan total perputaran uang bisa mencapai lebih dari Rp9 triliun. Angka ini dihitung dari berbagai komponen, seperti:

  • Belanja keluarga
  • Pembelian tiket transportasi
  • Pengeluaran untuk wisata dan kuliner
  • Transaksi ritel dan oleh-oleh khas Imlek
Baca Juga:  bank bjb Raup Untung Besar di 2025, Total Aset Capai Rp221,4 Triliun!

Tabel berikut menunjukkan rincian estimasi pengeluaran masyarakat selama libur Imlek 2026:

Komponen Pengeluaran Estimasi Jumlah (Rp)
Transportasi 2,5 triliun
Wisata dan akomodasi 1,8 triliun
Kuliner 1,5 triliun
Ritel dan belanja 2,2 triliun
Lain-lain 1 triliun
Total Rp9 triliun

Libur Imlek: Momentum Bangkitnya Sektor UMKM

Libur Imlek juga jadi ajang emas bagi pelaku kecil (UMKM). Banyak dari mereka yang memanfaatkan momen ini untuk menjual produk khas Imlek, seperti kue nastar, pineapple tart, hingga hiasan angpao.

1. Kue Kering Jadi Andalan

Kue kering seperti nastar dan kastengel jadi primadona saat Imlek. Banyak UMKM yang memproduksi dalam jumlah besar dan menjualnya lewat atau pasar lokal.

2. Dekorasi dan Perlengkapan Imlek

Dekorasi rumah seperti lampion, couplet, hingga bunga peach jadi incaran banyak keluarga. UMKM yang bergerak di bidang ini mencatat peningkatan penjualan hingga 50 persen dibanding bulan biasa.

3. Produk Digital dan E-commerce

e-commerce juga mencatat lonjakan transaksi selama libur Imlek. Banyak konsumen yang membeli hadiah atau kebutuhan Imlek secara online karena lebih praktis dan aman.

Kesimpulan

Libur Imlek dua hari tahun ini bukan cuma soal waktu rehat, tapi juga peluang besar buat dorong roda perekonomian nasional. Dari transportasi hingga ritel, semua sektor mendapat sentilan positif. Dengan perputaran uang yang bisa tembus Rp9 triliun, libur Imlek 2026 jadi bukti bahwa momen keagamaan dan budaya bisa jadi pendorong ekonomi yang kuat.

Disclaimer: Data dan angka yang disebutkan dalam artikel ini bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi di lapangan.