Jelang Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, isu pencairan THR ojol kembali menjadi sorotan publik. Banyak pengemudi ojek online mulai mencari tahu kapan dana tersebut bakal cair dan berapa besar nominalnya. Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akhirnya mengumumkan jadwal resmi penyaluran Bantuan Hari Raya (BHR) untuk para ojol.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Selasa, 3 Maret 2026. Dalam pernyataannya, ia menyebut bahwa pemerintah telah melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk aplikator transportasi online, untuk memastikan penyaluran BHR berjalan lancar.
Jadwal Pencairan THR Ojol 2026
Pencairan THR atau BHR untuk ojol tahun ini dijadwalkan akan berlangsung sebelum Hari Raya Idulfitri. Namun, penyalurannya tidak langsung serentak. Ada mekanisme tertentu yang diterapkan untuk memastikan distribusi dana berjalan efektif dan merata.
1. Penetapan Jadwal Resmi oleh Pemerintah
Pemerintah secara resmi mengumumkan bahwa pencairan BHR ojol akan dimulai pada 10 April 2026. Penjadwalan ini disesuaikan dengan kesiapan mitra aplikator dan sistem penyaluran yang digunakan.
2. Proses Penyaluran Melalui Aplikator
Penyaluran BHR tidak langsung dari pemerintah ke pengemudi. Dana tersebut disalurkan terlebih dahulu ke aplikator transportasi seperti Gojek, Grab, hingga Maxi. Selanjutnya, aplikator bertanggung jawab menyalurkan ke mitra pengemudi masing-masing.
3. Perkiraan Waktu Cair ke Rekening Ojol
Setelah dana diterima oleh aplikator, biasanya butuh waktu 3 hingga 7 hari kerja untuk sampai ke rekening para ojol. Artinya, paling lambat, BHR sudah bisa masuk ke rekening penerima sekitar pertengahan April 2026.
Besaran dan Anggaran THR Ojol 2026
Tahun ini, pemerintah meningkatkan alokasi anggaran BHR untuk ojol secara signifikan. Jumlahnya mencapai Rp220 miliar, naik hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
1. Jumlah Penerima BHR Ojol
Total penerima BHR tahun ini mencapai sekitar 850 ribu mitra pengemudi ojek online. Angka ini mencakup seluruh aplikator besar yang bekerja sama dengan pemerintah.
2. Besaran THR per Ojol
Dengan total anggaran Rp220 miliar dan jumlah penerima 850 ribu orang, maka rata-rata BHR yang diterima tiap ojol sekitar Rp258.823. Namun, besaran ini bisa berbeda tergantung aplikator dan kebijakan internal masing-masing platform.
Kriteria Penerima THR Ojol 2026
Tidak semua pengemudi ojek online otomatis berhak menerima BHR. Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi agar bisa masuk daftar penerima.
1. Status Aktif sebagai Mitra Aplikator
Penerima THR ojol harus terdaftar sebagai mitra aktif di aplikator transportasi. Artinya, pengemudi harus memiliki riwayat aktivitas yang cukup selama periode tertentu sebelum pencairan.
2. Memenuhi Target Aktivitas Bulanan
Sebagian besar aplikator menetapkan target aktivitas bulanan yang harus dipenuhi. Misalnya, pengemudi harus menyelesaikan minimal 50 order dalam sebulan untuk memenuhi syarat penerima BHR.
3. Tidak Terlibat Pelanggaran Berat
Pengemudi yang terlibat pelanggaran berat seperti pembatalan order massal, penggunaan aplikasi ilegal, atau tindakan melanggar hukum lainnya bisa dicoret dari daftar penerima.
Perbandingan THR Ojol Tahun 2024–2026
Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut tabel perbandingan THR ojol dari tahun ke tahun.
| Tahun | Anggaran Total | Jumlah Penerima | Rata-rata THR per Ojol |
|---|---|---|---|
| 2024 | Rp120 miliar | 600.000 | Rp200.000 |
| 2025 | Rp150 miliar | 700.000 | Rp214.285 |
| 2026 | Rp220 miliar | 850.000 | Rp258.823 |
Dari data di atas, terlihat bahwa pemerintah semakin serius dalam mendukung kesejahteraan pengemudi ojek online menjelang Idulfitri. Kenaikan anggaran dan jumlah penerima menunjukkan komitmen tersebut.
Tips Agar THR Ojol Cair Tepat Waktu
Agar THR atau BHR bisa cair sesuai jadwal, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh para ojol agar tidak kehilangan haknya.
1. Pastikan Status Mitra Aktif
Cek status keaktifan di aplikator. Jika sudah tidak aktif, segera hubungi layanan bantuan aplikator untuk mengaktifkan kembali akun.
2. Penuhi Target Order Bulanan
Jangan sampai target order bulanan tidak terpenuhi. Usahakan untuk tetap aktif dan menyelesaikan order sesuai ketentuan aplikator.
3. Hindari Pelanggaran
Hindari tindakan yang bisa memicu pelanggaran, seperti membatalkan order sembarangan atau menggunakan modus ilegal.
Disclaimer
Informasi pencairan THR ojol 2026 ini bersifat sebagaimana diumumkan oleh pemerintah dan aplikator terkait. Jadwal dan besaran THR bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan internal masing-masing pihak. Data yang disajikan bersifat estimasi berdasarkan pengumuman resmi hingga tanggal 5 April 2026.
Penutup
THR ojol tahun 2026 menjadi salah satu bentuk apresiasi pemerintah terhadap kontribusi para pengemudi dalam menjaga mobilitas masyarakat. Dengan peningkatan anggaran dan jumlah penerima, harapan ke depannya semakin banyak ojol yang bisa merasakan manfaatnya. Tetap aktif, patuhi aturan, dan pantau terus informasi resmi agar tidak ketinggalan THR Idulfitri tahun ini.
Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.












