Di bulan Ramadan, suasana hangat kebersamaan dan silaturahmi kembali terasa. Tidak hanya di lingkungan keluarga atau komunitas, tetapi juga di ranah profesional. Salah satu contoh nyata adalah kegiatan buka puasa bersama yang digelar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bersama para Pemimpin Redaksi media nasional. Acara yang berlangsung di BRILiaN Club, Jakarta, pada Kamis, 26 Februari 2026, menjadi ajang mempererat hubungan antara BRI dan insan pers dalam mendukung jurnalisme berkualitas.
Kegiatan ini bukan sekadar ritual silaturahmi menjelang berbuka puasa. BRI memanfaatkan momentum Ramadan untuk membangun sinergi strategis dengan media, terutama dalam menghadapi tantangan informasi di era digital. Dengan latar belakang itu, kolaborasi ini diharapkan bisa memperkuat kredibilitas informasi publik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media.
Momen Silaturahmi yang Sarat Makna
Ramadan selalu menjadi waktu yang istimewa. Selain sebagai bulan penuh berkah dan introspeksi, Ramadan juga menjadi momen untuk memperkuat tali silaturahmi. BRI memahami pentingnya hubungan baik dengan media, terutama dalam menjaga kualitas informasi yang sampai ke masyarakat. Oleh karena itu, buka puasa bersama ini diselenggarakan dengan tujuan yang lebih dari sekadar makan bersama.
Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, Wakil Direktur Utama BRI, Viviana Dyah Ayu R.K, jajaran Direksi dan SEVP BRI, serta puluhan Pemimpin Redaksi media nasional. Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara dunia perbankan dan media dalam menjaga kesehatan informasi publik.
1. Penguatan Sinergi antara BRI dan Media Nasional
Salah satu tujuan utama dari acara ini adalah memperkuat sinergi antara BRI dan media. Dalam sambutannya, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi pengantar diskusi. Mulai dari Economic Outlook hingga lanskap industri perbankan yang penuh tantangan dan peluang.
Dengan menyampaikan pandangan ini, BRI berharap bisa membangun pemahaman bersama dengan media terkait kondisi terkini dan arah ke depan sektor keuangan. Ini penting agar informasi yang disampaikan ke publik tidak hanya akurat, tetapi juga kontekstual dan relevan.
2. Penyaluran Dukungan untuk Jurnalisme Berkualitas
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap jurnalisme berkualitas, BRI menyalurkan bantuan senilai Rp250 juta kepada Yayasan Forum Pemred. Dana ini akan digunakan untuk melaksanakan Program Jurnalisme Berkualitas. Inisiatif ini menunjukkan komitmen BRI dalam menjaga kredibilitas dan kualitas informasi yang beredar di masyarakat.
Dengan dukungan ini, diharapkan media bisa terus berkembang dan memproduksi konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga bertanggung jawab dan berlandaskan etika jurnalistik.
3. Transparansi Kinerja BRI di Akhir Triwulan IV-2025
Sebagai institusi keuangan yang menjunjung tinggi transparansi, BRI juga memaparkan kinerjanya hingga akhir Triwulan IV-2025. Penyampaian ini menjadi bagian dari komitmen BRI untuk menjaga kepercayaan publik melalui informasi yang terbuka dan akurat.
Berikut adalah rincian kinerja keuangan BRI di akhir Triwulan IV-2025:
| Indikator | Nilai | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| Total Aset | Rp2.135 triliun | 7,2% |
| Dana Pihak Ketiga | Rp1.467 triliun | 7,4% |
| Kredit | Rp1.521 triliun | 12,3% |
| Laba Bersih | Rp57,132 triliun | – |
Data ini menunjukkan bahwa BRI terus menunjukkan kinerja yang solid meski di tengah dinamika ekonomi yang kompleks. Pertumbuhan kredit yang mencapai 12,3% YoY menunjukkan bahwa BRI terus aktif dalam mendukung sektor riil, khususnya UMKM.
4. Program Pemberdayaan UMKM dan Desa BRILiaN
Selain fokus pada kinerja keuangan, BRI juga aktif dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat. Hingga akhir 2025, BRI telah membina lebih dari 5 ribu Desa BRILiaN. Program ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.
Selain itu, BRI juga mengembangkan 42 ribu klaster usaha melalui program KlasterkuHidupku. Program ini dirancang untuk memberdayakan pelaku usaha kecil agar bisa tumbuh dan berkembang secara mandiri. Tidak hanya itu, BRI juga memfasilitasi lebih dari 14,9 juta pelaku UMKM melalui platform LinkUMKM.
5. Rumah BUMN dan Pelatihan Kapasitas UMKM
Dalam upaya meningkatkan daya saing UMKM, BRI juga membina 54 Rumah BUMN yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Rumah BUMN ini menjadi pusat pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha kecil. Sejak berdiri, lebih dari 18 ribu pelatihan telah diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para pelaku UMKM.
Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekosistem ekonomi kerakyatan secara keseluruhan.
Peran Media dalam Menjaga Kepercayaan Publik
Dalam penutupan acara, Hery Gunardi kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara BRI dan media. Menurutnya, kepercayaan adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Media memiliki peran strategis dalam membangun dan menjaga kepercayaan tersebut.
“Dari kebersamaan dan dialog yang kita bangun kali ini, saya meyakini satu hal yang sangat penting, yakni kepercayaan adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan. Dan dalam membangun kepercayaan tersebut, peran media memiliki arti yang sangat strategis bagi kita semua,” ujar Hery.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Forum Pemimpin Redaksi, Irfan Djunaidi, juga menyampaikan apresiasi terhadap komitmen BRI. Ia menekankan bahwa jurnalisme berkualitas bukan hanya soal industri media, tetapi juga berkaitan langsung dengan ketahanan ekonomi dan kedaulatan informasi bangsa.
“Terima kasih kepada BRI yang telah berkomitmen untuk mendukung program peningkatan jurnalisme yang berkualitas. Kita sadar hari ini betapa ruang informasi kita begitu bercampur antara konten yang berkualitas dengan konten yang tidak berkualitas,” tutur Irfan.
Menjaga Kredibilitas Informasi di Era Digital
Di tengah maraknya informasi yang sulit diverifikasi, kolaborasi antara BRI dan media menjadi sangat penting. Keduanya memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kredibilitas informasi yang sampai ke masyarakat. Dengan saling mendukung, diharapkan bisa tercipta ekosistem informasi yang sehat dan terpercaya.
BRI, sebagai lembaga keuangan, memahami bahwa kepercayaan adalah aset terbesar. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi nilai utama yang terus dijunjung tinggi. Hal ini selaras dengan peran media sebagai penjaga arus informasi yang akurat dan berimbang.
Disclaimer
Data dan informasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat valid hingga akhir Triwulan IV-2025. Angka dan kondisi yang disebutkan dapat berubah seiring perkembangan waktu dan kebijakan yang berlaku.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.











