Persiapan masa pensiun bukan cuma soal menabung, tapi juga soal kesiapan mental dan keterampilan untuk tetap produktif. Bank bjb rupanya memahami betul kebutuhan ini, terutama bagi kalangan prajurit TNI yang akan memasuki masa purna tugas.
Nah, lewat Workshop Kewirausahaan Program bjb Pra-Purnapreneurship yang digelar di Aula Pangkalan TNI Angkatan Udara Gedung Cakrawala Lanud Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang, Selasa, 10 Februari 2026, bank bjb menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kemandirian finansial calon pensiunan. Kegiatan ini secara khusus menyasar peserta ASABRI di lingkungan Kesatuan Lanud Abdul Rachman Saleh.
Workshop Kewirausahaan bank bjb di Lanud Malang
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting dari berbagai institusi. Danlanud TNI AU LANUD Malang Marsma TNI Reza Ranesa Rasyid Sastranegara, Kepala Kantor ASABRI Cabang Malang Deni Sondana, serta Kadispers TNI AU LANUD Malang Kolonel Pnb Yudhi Bandung Sukarmanto turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dari pihak bank bjb, tampak Pemimpin Divisi Kredit Konsumer Joko Hartono Kalisman dan Pemimpin Kantor Cabang Surabaya Dody Krisnanda. Kehadiran perwakilan dari berbagai pihak ini menandakan sinergi kuat antara lembaga keuangan, militer, dan pengelola dana pensiun.
Pembekalan Kewirausahaan yang Aplikatif
Jadi, apa sebenarnya yang diajarkan dalam workshop ini? Peserta dibekali pemahaman mengenai konsep dasar kewirausahaan, pengelolaan usaha, serta strategi adaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi sebagai fondasi membangun usaha berkelanjutan. Pendekatan ini dirancang agar bersifat aplikatif, interaktif, dan benar-benar relevan dengan kebutuhan nyata di masa pensiun.
Menyasar Nasabah dengan Jaminan Pensiun ASABRI
Ada anggapan bahwa masa pensiun identik dengan penurunan produktivitas ekonomi. Faktanya, dengan pembekalan yang tepat dan akses pembiayaan memadai, periode ini justru bisa menjadi fase paling produktif dalam hidup seseorang.
Program bjb Pra-Purnapreneurship secara spesifik menyasar segmen nasabah yang memiliki jaminan uang pensiun dari PT ASABRI (Persero). Segmen ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara optimal melalui pendampingan dan edukasi terstruktur.
Produk bjb Kredit Pra Purna Bhakti sebagai Solusi Pembiayaan
Selain edukasi kewirausahaan, bank bjb juga memperkenalkan produk bjb Kredit Pra Purna Bhakti (KPPB) beserta turunannya, bjb KPPB Grace Period. Produk ini dirancang sebagai solusi pembiayaan terencana yang mendukung rencana usaha, kebutuhan modal, dan pengelolaan keuangan secara lebih terukur.
Nah, dengan fitur grace period, peserta mendapat fleksibilitas lebih dalam mengatur arus kas di fase awal membangun usaha. Dukungan akses pembiayaan seperti ini diharapkan mampu membantu peserta merealisasikan ide usaha secara bertahap.
Ekosistem Pendampingan untuk Pensiunan Berdaya Saing
Lebih dari sekadar pembiayaan, bank bjb menghadirkan ekosistem pendampingan menyeluruh yang mendorong tumbuhnya kepercayaan diri peserta. Pendekatan ini sejalan dengan upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi kalangan calon pensiunan di lingkungan militer.
Tujuan akhirnya jelas, yaitu menciptakan wirausahawan pensiunan yang tangguh dan berdaya saing. Berdasarkan informasi dari bank bjb, program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perseroan terhadap pengembangan kewirausahaan nasional.
Langkah bank bjb ini membuktikan bahwa masa pensiun bukan akhir dari produktivitas, melainkan awal babak baru yang penuh peluang. Dengan kombinasi edukasi, pembiayaan, dan pendampingan yang tepat, calon pensiunan TNI AU kini punya bekal lebih kuat untuk memulai perjalanan wirausaha mereka.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.












