Harga emas perhiasan di pasaran kembali mencatatkan kenaikan pada Selasa, 10 Februari 2026, setelah sempat stagnan sejak akhir pekan lalu. Kenaikan ini terpantau terjadi secara kompak di sejumlah toko emas ternama di Indonesia.
Bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi, pergerakan harga harian seperti ini tentu jadi perhatian serius. Nah, apalagi dengan proyeksi global yang memperlihatkan tren kenaikan belum akan berhenti dalam waktu dekat.
Dikutip dari Sahabat Pegadaian, Goldman Sachs Group Inc memprediksi harga emas bakal melonjak hingga 4.000 dolar AS per ons pada pertengahan 2026, naik dari kisaran 3.700 dolar AS per ons di akhir 2025. Proyeksi ini dilandasi sejumlah fenomena ekonomi global yang tengah berlangsung belakangan.
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 10 Februari 2026
Berdasarkan pantauan dari toko Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Indonesia, harga emas 24 karat di kedua toko tersebut kompak mengalami kenaikan pada hari ini. Pergerakan harga di dua toko ini bisa dijadikan acuan umum bagi masyarakat yang ingin membeli atau menjual emas perhiasan.
Harga di Raja Emas Indonesia
Emas perhiasan ukuran 24 karat dengan kemurnian 99,9 persen di Raja Emas Indonesia dibanderol Rp2.600.000 per gram pada hari ini. Angka tersebut naik dari harga sebelumnya yang berada di Rp2.595.000 per gram.
Sementara itu, untuk ukuran paling kecil yang tersedia di toko tersebut, yakni 5 karat, harganya juga naik tipis menjadi Rp461.000 per gram. Jadi, kenaikan terjadi merata di berbagai ukuran karat.
Harga di Lakuemas Indonesia
Di sisi lain, harga emas perhiasan 24 karat dengan kemurnian 99 persen di toko Lakuemas tercatat berada di angka Rp2.468.000 per gram. Harga ini naik Rp29.000 dari posisi sebelumnya yang dijual Rp2.439.000 per gram.
| Toko | Karat / Kemurnian | Harga Hari Ini (per gram) | Harga Sebelumnya |
|---|---|---|---|
| Raja Emas Indonesia | 24 karat / 99,9% | Rp2.600.000 | Rp2.595.000 |
| Raja Emas Indonesia | 5 karat | Rp461.000 | – |
| Lakuemas Indonesia | 24 karat / 99% | Rp2.468.000 | Rp2.439.000 |
Disclaimer: Harga emas perhiasan dapat berbeda di setiap toko dan berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global.
Mengapa Harga Emas Perhiasan Terus Naik?
Banyak yang mengira kenaikan harga emas hanya dipengaruhi oleh permintaan lokal semata. Nah, kenyataannya faktor global jauh lebih dominan dalam mendorong tren kenaikan ini.
Ketidakpastian ekonomi dunia, kebijakan suku bunga bank sentral, hingga tensi geopolitik menjadi pendorong utama lonjakan harga emas sepanjang 2025 hingga awal 2026. Kondisi ini membuat emas tetap dianggap sebagai aset lindung nilai paling stabil oleh banyak investor.
Tips Sebelum Membeli Emas Perhiasan
Kenaikan harga yang konsisten memang menggoda, tapi ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli. Berikut langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Bandingkan harga di beberapa toko resmi untuk mendapatkan selisih terbaik
- Pastikan sertifikat keaslian dan kadar kemurnian emas sudah jelas tertera
- Perhatikan selisih harga jual dan buyback karena emas perhiasan biasanya memiliki spread lebih besar dibanding emas batangan
Jadi, meskipun tren harga terus menanjak, keputusan membeli tetap harus didasarkan pada perencanaan keuangan yang matang. Momentum kenaikan ini bisa menjadi peluang, asalkan dilakukan dengan perhitungan yang tepat.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.












