Menjelang akhir pekan, harga emas perhiasan pada Jumat, 29 Mei 2026 kembali turun cukup signifikan. Bagi mereka yang rutin memantau fluktuasi nilai emas, pergerakan ini tentu jadi kabar menarik. Apalagi, harga emas perhiasan yang sempat stabil di angka Rp2,4 jutaan kini anjlok ke level Rp2,3 jutaan per gram. Perubahan ini bisa memberikan peluang, terutama buat para investor atau kolektor yang sedang mencari timing yang tepat.
Bagi yang serius memantau harga emas secara harian, baik itu emas batangan maupun perhiasan, informasi terkini sangat penting. Pasalnya, pergerakan harga bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor global maupun lokal. Dengan data terbaru, pengambilan keputusan jadi lebih tepat, entah itu beli, jual, atau sekadar simpan.
Harga Emas Perhiasan Turun Tajam, Ini Datanya
Penurunan harga emas perhiasan hari ini terlihat cukup mencolok di beberapa marketplace besar. Dua di antaranya adalah Raja Emas Indonesia dan Lakuemas. Keduanya mencatat penurunan harga emas 24 karat dalam jumlah yang tidak bisa diabaikan.
1. Harga Emas di Raja Emas Indonesia
Raja Emas Indonesia mencatat penurunan harga emas perhiasan 24 karat (99,9% kemurnian) dari Rp2.440.000 menjadi Rp2.410.000 per gram. Penurunan ini tergolong moderat, namun tetap patut diperhatikan.
Untuk produk dengan kadar lebih rendah, seperti emas 5 karat, harganya juga turun. Sebelumnya dijual Rp460.000 per gram, kini turun menjadi Rp450.000 per gram. Meski selisihnya hanya Rp10.000, namun trennya tetap turun.
2. Harga Emas di Lakuemas
Di Lakuemas, penurunan terjadi lebih tajam. Emas perhiasan 24 karat (99% kemurnian) yang sebelumnya dihargai Rp2.440.000 per gram, kini turun hingga Rp2.385.000 per gram. Artinya, ada penurunan sebesar Rp55.000 dalam sehari.
Perbedaan harga antara dua platform ini menunjukkan betapa pentingnya membandingkan harga sebelum membeli. Investor atau pembeli cerdas biasanya akan mencari harga terbaik dari berbagai sumber.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Harga Emas Hari Ini
Penurunan harga emas perhiasan tak datang begitu saja. Ada beberapa faktor eksternal dan internal yang turut memengaruhi pergerakan harga emas di pasar domestik.
1. Sentimen Pasar Global
Harga emas dunia cenderung berpengaruh langsung terhadap harga lokal. Jika dolar AS menguat, maka harga emas biasanya tertekan. Sebaliknya, saat dolar melemah, emas cenderung naik. Pada perdagangan Kamis malam hingga Jumat pagi waktu Indonesia, dolar menguat tipis, yang mungkin ikut menekan harga emas.
2. Kebijakan Bank Sentral
Bank sentral dunia, termasuk The Fed, memiliki pengaruh besar terhadap harga logam mulia. Keputusan terkait suku bunga, stimulus ekonomi, atau kebijakan moneter lainnya bisa membuat harga emas naik atau turun dalam hitungan jam.
3. Permintaan Domestik
Menjelang masa liburan atau lebaran, permintaan emas biasanya meningkat. Namun, jika permintaan tidak seimbang dengan pasokan, maka harga bisa terkoreksi. Saat ini, permintaan emas perhiasan di pasar lokal tampaknya belum mencapai puncaknya, sehingga harga masih relatif tertekan.
Tips Beli Emas Perhiasan Saat Harga Sedang Turun
Kondisi harga yang sedang turun bisa jadi peluang langka. Namun, tetap butuh strategi agar tidak gegabah.
1. Bandingkan Harga di Beberapa Toko
Jangan langsung beli dari satu tempat saja. Cek harga di beberapa marketplace terpercaya seperti Raja Emas, Lakuemas, Pegadaian, atau Antam. Dengan membandingkan harga, pembeli bisa mendapat nilai terbaik.
2. Perhatikan Kadar Emas
Emas 24 karat belum tentu cocok untuk semua orang. Jika ingin pakai sehari-hari, emas 18 atau 22 karat lebih praktis karena lebih keras dan tahan benturan.
3. Simpan Bukti Transaksi
Pastikan selalu menyimpan struk atau invoice pembelian. Ini penting untuk klaim garansi, buyback, atau verifikasi keaslian emas.
4. Pertimbangkan Tujuan Investasi
Jika tujuannya investasi jangka panjang, beli saat harga sedang turun bisa jadi langkah cerdas. Namun jika hanya untuk pajangan, pastikan kualitas dan desainnya sesuai selera.
Perbandingan Harga Emas Perhiasan di Beberapa Marketplace
Berikut adalah tabel perbandingan harga emas perhiasan 24 karat di beberapa platform populer pada Jumat, 29 Mei 2026:
| Platform | Harga Emas 24 Karat (99,9%) | Harga Emas 24 Karat (99%) |
|---|---|---|
| Raja Emas | Rp2.410.000 | Rp2.410.000 |
| Lakuemas | Rp2.410.000 | Rp2.385.000 |
| Antam (Logam Mulia) | Rp2.400.000 | – |
| Pegadaian | Rp2.420.000 | – |
Catatan: Harga sewaktu-waktu bisa berubah tergantung kondisi pasar.
Strategi Buyback Emas Saat Harga Naik
Memanfaatkan harga emas yang sedang turun juga bisa jadi strategi jangka panjang. Tapi, jangan lupa bahwa tujuan akhir dari investasi emas adalah profit ketika harga naik lagi.
1. Jual Sebagian Saat Harga Naik
Alih-alih menjual semua emas sekaligus, pertimbangkan untuk menjual sebagian saja saat harga sudah naik. Ini bisa memberikan keuntungan tanpa harus keluar modal penuh.
2. Gunakan Fitur Buyback Resmi
Sebagian besar marketplace menyediakan layanan buyback. Pastikan menggunakan layanan resmi agar terhindar dari risiko penipuan.
3. Hitung Biaya Transaksi
Setiap transaksi beli-jual pasti ada biaya tambahan. Hitung dengan teliti agar profit yang didapat benar-benar maksimal.
Disclaimer
Data harga dalam artikel ini bersifat referensi dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Harga emas sangat dinamis dan dipengaruhi oleh banyak faktor makroekonomi serta kebijakan pasar. Pembaca disarankan untuk melakukan pengecekan langsung ke sumber resmi sebelum melakukan transaksi apa pun.
Investasi emas juga memiliki risiko tersendiri. Keputusan pembelian atau penjualan sebaiknya dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi finansial pribadi dan tujuan investasi jangka panjang.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.











