Di tengah laju transformasi digital yang semakin cepat, perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai merambah dunia teknologi untuk mengembangkan bisnis mereka. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui program pelatihan Kartini in Technology yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Pelatihan ini diikuti oleh 260 perempuan UMKM dari berbagai daerah secara hybrid pada April 2026, bertepatan dengan perayaan Hari Kartini.
Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai alat bantu pengembangan bisnis. Mulai dari pembuatan konten pemasaran hingga strategi komunikasi digital yang efektif, peserta dibekali dengan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan bisnis modern.
Mengapa Perempuan UMKM Perlu Naik Kelas Lewat AI?
Perempuan memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) tahun 2025 mencatat sekitar 64,5 persen atau 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan. Angka ini menunjukkan bahwa UMKM yang dikelola perempuan menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
Namun, di tengah percepatan digitalisasi, tantangan baru muncul. Banyak pelaku UMKM masih belum memahami cara memanfaatkan teknologi terkini, khususnya AI, untuk mendukung pertumbuhan bisnis mereka. Padahal, AI bukan lagi teknologi futuristik, tapi alat nyata yang bisa langsung diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.
1. Pemanfaatan AI untuk Peningkatan Branding dan Pemasaran
Salah satu fokus utama pelatihan Kartini in Technology adalah bagaimana AI bisa dimanfaatkan untuk memperkuat branding dan strategi pemasaran UMKM. Dengan AI, perempuan pelaku usaha bisa membuat konten menarik, mempercepat proses produksi visual, hingga menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.
2. Peningkatan Kapabilitas Digital Secara Bertahap
Pelatihan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga pendekatan praktis yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta. Mulai dari dasar-dasar literasi digital hingga pemanfaatan alat bantu AI untuk produksi konten, peserta dibimbing secara bertahap agar mampu menguasai teknologi dengan cepat dan efektif.
3. Produksi Konten Lebih Cepat dengan AI
Dalam pelatihan ini, peserta juga diajak untuk mencoba berbagai tools berbasis AI yang bisa digunakan untuk membuat konten pemasaran. Mulai dari copywriting otomatis, desain visual, hingga video promosi yang bisa dibuat dalam hitungan menit. Hal ini sangat membantu pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan waktu dan sumber daya.
4. Membangun Strategi Komunikasi Digital yang Efektif
Selain produksi konten, peserta juga belajar bagaimana menyusun strategi komunikasi digital yang efektif. Dengan AI, mereka bisa menganalisis data audiens, mengetahui tren terkini, dan menyesuaikan pesan pemasaran agar lebih relevan dengan target pasar.
5. Mendorong Kemandirian dan Kreativitas Perempuan UMKM
Program ini tidak hanya soal teknologi, tetapi juga tentang memberikan ruang bagi perempuan untuk berkarya dan berkembang. Dengan keterampilan baru, mereka tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tapi juga kreator digital yang mampu menciptakan nilai tambah bagi bisnis mereka.
Perbandingan Manfaat Sebelum dan Sesudah Pelatihan AI
| Aspek | Sebelum Pelatihan | Setelah Pelatihan |
|---|---|---|
| Pemanfaatan Teknologi | Terbatas pada media sosial dasar | Mampu menggunakan AI untuk produksi konten |
| Strategi Pemasaran | Manual dan kurang terarah | Berbasis data dan AI |
| Efisiensi Waktu | Proses manual memakan waktu lama | Otomatisasi konten mempercepat produksi |
| Jangkauan Pasar | Terbatas pada lingkungan lokal | Lebih luas melalui digital marketing |
Apa Kata Hery Susanto tentang Inisiatif Ini?
SGM Social Responsibility Telkom Indonesia, Hery Susanto, menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan melalui teknologi menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem digital yang inklusif. Menurutnya, perempuan tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai kreator yang mampu menghasilkan nilai tambah melalui inovasi digital.
“Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai pengguna, tetapi juga kreator yang mampu menghasilkan nilai tambah melalui teknologi. Dengan semangat Bersama Jadi Bisa, kami percaya perempuan Indonesia mampu menguasai AI untuk meningkatkan daya saing bisnisnya,” ujar Hery.
Alat dan Platform AI yang Dipelajari
Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada berbagai alat dan platform berbasis AI yang bisa langsung digunakan untuk kebutuhan bisnis. Di antaranya:
- Tools untuk membuat copywriting promosi secara otomatis
- Platform desain visual berbasis AI
- Aplikasi video editing sederhana dengan fitur AI
- Software analisis audiens dan tren pemasaran
Tips Menggunakan AI untuk Pemula
Bagi perempuan UMKM yang baru pertama kali mengenal AI, berikut beberapa tips agar bisa langsung memanfaatkannya:
- Mulai dengan tools gratis yang tersedia secara online
- Pilih alat yang sesuai dengan kebutuhan bisnis
- Ikuti panduan penggunaan yang disediakan
- Jangan takut bereksperimen dan mencoba fitur baru
- Gunakan AI untuk menghemat waktu, bukan menggantikan kreativitas
Kesempatan untuk Terus Berkembang
Program Kartini in Technology bukan hanya pelatihan sekali jalan. Peserta juga mendapatkan akses ke komunitas digital yang bisa menjadi wadah untuk terus belajar, berbagi pengalaman, dan mendapat pendampingan pasca-pelatihan. Ini menjadi bagian penting agar keterampilan yang didapat bisa terus berkembang seiring waktu.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini berdasarkan rilis resmi yang diterima pada April 2026. Angka dan statistik dapat berubah seiring waktu dan kebijakan yang berlaku. Informasi lebih lanjut sebaiknya dikonfirmasi langsung ke sumber terkait.
Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.












